Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) telah memasukkan delapan lokasi di Arab Saudi ke dalam Daftar Warisan Dunia. Situs-situs warisan budaya tersebut yaitu: Situs al-Hijr (Mada’in Salih), Kawasan at-Turaif di ad-Diriyah Bersejarah, Jeddah Bersejarah, Seni Batu di Jubbah dan al-Shuwaymis, Oase al-Ahsa, Kawasan Budaya Hima di Najran, Cagar Alam Uruq Bani Ma’arid, dan Pemandangan Budaya Kawasan Arkeologi al-Faw, di selatan Provinsi Riyadh.
Al-Hijr (Mada’in Salih)
Situs pertama di Arab Saudi yang terdaftar dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2008. Warisan budaya ini terletak di Provinsi al-Ula dan menampilkan ukiran kuno dari Kerajaan Lihyan serta lukisan gua yang berusia sekitar 1700 SM. Situs ini juga mencakup 851 situs budaya dan alam.

Kawasan At-Turaif
Terletak di Diriyah Bersejarah, Provinsi Riyadh. Tempat ini dianggap sebagai situs sejarah yang penting, karena pernah menjadi markas besar penguasa Negara Saudi Pertama dan merupakan salah satu kota bata lumpur terbesar di dunia. Tempat ini dimasukkan ke dalam Daftar Warisan Dunia pada tahun 2010.

Historic Jeddah (Al-Balad)
Terletak di pusat kota pesisir Jeddah, kawasan ini mencakup sisa-sisa tembok kota tua Jeddah, gerbang, permukiman, pasar, bangunan bersejarah, landmark, alun-alun, museum swasta, dan masjid bersejarah. Kawasan ini terdaftar dalam daftar pada tahun 2014.

Rock Art di Jubbah dan al-Shuwaymis
Situs ini terletak di Provinsi Hail; di Jabal Umm Sinman di Jubbah, serta Jabal al-Manjor dan Raat di al-Shuwaymis. Situs ini terkenal karena ukiran batu dan keahlian seninya. Jabal Umm Sinman menampilkan beberapa ukiran dan gambar Thamudic yang menggambarkan kehidupan sehari-hari. Situs ini dimasukkan ke dalam daftar pada tahun 2015.

Oasis Al-Ahsa
Oasis ini terletak di Provinsi al-Ahsa, Provinsi Timur. Ini adalah oasis kelapa terbesar di dunia, mencakup 2,5 juta pohon kelapa. Elemen alamnya meliputi pegunungan, gua, mata air, kanal, sumur, dan padang rumput pertanian. Selain itu, oasis ini kaya akan lokasi dan bangunan bersejarah. Oasis ini terdaftar dalam daftar pada tahun 2018.

Kawasan Budaya Hima
Kawasan budaya ini terletak di Provinsi Najran, mencakup area seluas 557 km. Ini merupakan salah satu kompleks seni batu terbesar di dunia, karena mengandung 550 gambar seni batu. Situs ini juga mencakup ribuan prasasti dalam aksara kuno seperti Thamudic, Nabataean, dan Musnad Arab Selatan. Situs ini dimasukkan ke dalam daftar pada tahun 2021.

Cagar Alam Uruq Bani Mu’arid
Pada tanggal 20 September 2023, diumumkan bahwa Cagar Alam Uruq Bani Mu’arid telah dimasukkan ke dalam Daftar Warisan Dunia, sebagai situs warisan alam dunia pertama di Kerajaan Arab Saudi. Cagar alam ini terletak di sepanjang tepi barat ar-Rub’ al-Khali (Empty Quarter), mencakup area seluas lebih dari 12.787 km. Cagar alam ini mencakup hampir 120 spesies tumbuhan liar asli, serta satwa liar yang terancam punah, termasuk kawanan oryx Arab (Oryx leucoryx) yang hidup bebas di dunia, kijang gunung (Gazella gazella), dan kijang pasir Arab (Gazella marica).

Kawasan Arkeologi Al-Faw
Pada tahun 2024, diumumkan bahwa Kawasan Purbakala al-Faw, yang terletak di selatan Provinsi Riyadh, telah dimasukkan ke dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO sebagai situs budaya dengan nilai luar biasa bagi warisan manusia. Situs ini terletak di Provinsi Wadi ad-Dawasir, selatan Provinsi Riyadh, mencakup area terlindungi seluas lima puluh kilometer, dikelilingi oleh zona penyangga seluas 275 kilometer, di persimpangan antara ar-Rub’ al-Khali (Kawasan Kosong) dan pegunungan Tuwayq, membentuk lorong sempit yang dikenal sebagai ‘al-Faw.’

Baca juga: Pintu Kayu Bersejarah Jeddah Mencerminkan Arsitektur Hijazi Tradisional
Sumber: Saudipedia. (n.d.). List of Saudi Heritage Sites Inscribed in UNESCO. Saudipedia. Diakses dari https://saudipedia.com/en/article/2904/culture/cultural-affairs/list-of-saudi-heritage-sites-inscribed-in-unesco