Sejarah Arab Saudi dan perjalanan pembangunan nasionalnya menjadi fokus utama paviliun negara tersebut di Festival Budaya Internasional tahun ini. Acara bergengsi tersebut diselenggarakan dengan meriah oleh Universitas Islam Madinah.
Pameran ini menyuguhkan konten budaya dan sejarah yang sangat kaya untuk mencerminkan kedalaman identitas bangsa Saudi. Di dalamnya terdapat berbagai prasasti batu kuno serta koleksi warisan yang sangat bernilai. Pengunjung juga dapat melihat artefak arkeologi yang mewujudkan berbagai tahapan penting perkembangan negara tersebut. Seluruh koleksi ini dipamerkan untuk menggambarkan evolusi peradaban Saudi yang luar biasa dari masa ke masa.
Membangun Jembatan Budaya dan Koneksi Global Melalui Warisan Kerajaan
Paviliun ini menampilkan Visi Saudi 2030 sebagai representasi utama aspirasi Kerajaan di masa depan. Melalui visi tersebut, Arab Saudi berupaya memperkuat kedudukannya secara signifikan di kancah dunia.
Kehadiran paviliun ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pengunjung akan kekayaan warisan Kerajaan. Selain itu, paviliun ini berfungsi sebagai platform strategis untuk mendukung pertukaran budaya global. Inisiatif tersebut juga dimaksudkan guna membangun jembatan persahabatan dan koneksi antar bangsa.
Otoritas Umum Pengurusan Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi turut terlibat dalam festival tahun ini. Keterlibatan mereka bertujuan menyoroti upaya maksimal dalam melayani Dua Masjid Suci beserta para jemaahnya.
Baca juga: MBS Temui Bos FIFA di Jeddah: Fokus Kembangkan Sepak Bola Profesional
Sumber: Arab News. (2026, April 5). Saudi history in spotlight at international festival. https://www.arabnews.com/node/2638882/saudi-arabia