Jazan atau Jizan merupakan wilayah Kekhalifahan Sulaymaniyah, yang meliputi Sabiya, Jazan, Abu Arish, dan daerah sekitarnya. Dan ia merupakan Emirat Adarisa, dengan Jazan sebagai basisnya.
Dulunya, Jazan merupakan bagian dari Negara Saudi Pertama. Namun, setelah jatuhnya negara Saudi yang pertama dan sebelum Perang Dunia Pertama, Muhammad bin Ali al-Idrisi bersekutu dengan Italia. Kemudian ia mendirikan emiratnya yang merdeka pada tahun 1332 H / 1914 M, serta menandatangani perjanjian dengan Inggris pada tahun 1333 H / 1915 M.
Muhammad Al-Idrisi Mencari Perlindungan kepada Raja Abdulaziz
Pada tahun 1338 H / 1920 M, Muhammad al-Idrisi mencari perlindungan kepada Raja Abdulaziz setelah emiratnya diancam oleh Imam Yahya di Yaman dan Syarif Hassan di Hejaz. Ia menandatangani perjanjian perlindungan dan pertahanan dengan Raja Abdulaziz.
Dinamika Kepemimpinan Jazan Pasca Wafatnya Muhammad Al-Idrisi
Muhammad al-Idrisi wafat pada tahun 1341 H / 1923 M. Putranya, Ali, mengambil alih emirat sepeninggalnya. Akan tetapi hal itu tidak bertahan lama karena kelemahan karakter dan ketidakmampuannya dalam mengelola urusan.
Pada akhirnya rakyat negeri itu menggulingkan Ali dan melantik pamannya Al-Hassan bin Ali Al-Idrisi, yang memperbaharui perjanjian dengan Raja Abdulaziz pada tahun 1345 H/1926 M. Dengan demikian Raja Abdulaziz tetap memegang urusan eksternal emirat, dan Al-Hassan Al-Idrisi urusan internalnya, dengan dibantu oleh seorang wakil negara Saudi.
Bergabungnya Jazan Secara Penuh ke Negara Saudi
Al-Hassan tidak dapat mengelola urusan internal dengan tegas. Hal ini mendorongnya untuk menyerahkan tahta kekuasaan sepenuhnya kepada Raja Abdulaziz pada tahun 1349 H / 1930 M. Dengan demikian Jazan atau Kekhalifahan Sulaimaniyah menjadi bagian dari negara Saudi, dan merupakan daerah terakhir di Jazirah Arab yang bergabung dengan pemerintahan Saudi. Dengan bergabungnya Jazan, berarti memperluas perbatasan negara Saudi modern hingga ke Kerajaan Yaman.
Tidak lama kemudian, sebuah dekrit kerajaan dikeluarkan untuk menyatukan wilayah-wilayah kerajaan tersebut dengan nama baru Kerajaan Arab Saudi pada tahun 1351 H/ 1933 M.
Sumber: Dr. Faishal Al Saud, Mujaz Tarikh Ad-Daulah As-Suudiyah. Cetakan Pertama (Majmaah University:2018)
Seri Jejak Sejarah Kerajaan Arab Saudi
- Kelahiran Abdulaziz, Sang Pendiri Kerajaan Arab Saudi
- Peristiwa Sebelum Raja Abdulaziz Merebut Kembali Riyadh
- Abdulaziz: Meninggalkan Kuwait dan Merebut Kembali Riyadh (1319 H)
- Ekspansi Raja Abdulaziz ke Wilayah Selatan Najd, Sudair dan Al Washm
- Ekspansi Raja Abdulaziz ke Qassim
- Ekspansi Raja Abdulaziz ke Qassim (bagian 2)
- Ekspansi Raja Abdulaziz ke Al-Ahsa
- Ekspansi Raja Abdulaziz ke Hail
- Ekspansi Raja Abdulaziz ke Hijaz Menjelang Terbentuknya Kerajaan Arab Saudi (1)
- Ekspansi Raja Abdulaziz ke Hijaz Menjelang Terbentuknya Kerajaan Arab Saudi (2)
- Penggabungan Asir ke Wilayah Kekuasaan Saudi
- Jazan: Wilayah Terakhir yang Bergabung ke Kerajaan Arab Saudi Modern