Pegunungan Shigry terletak di Tabuk, di bagian utara Arab Saudi. Ia menjadi bukti sejarah bumi, dengan batuan dan pasir merah yang menceritakan kisah yang melintasi lebih dari 542 juta tahun.
Menurut Abdulaziz Ibn Laboun, pendiri the Saudi Geologists Cooperative, pegunungan ini merupakan “museum geologi terbuka” yang mengandung batuan sedimen tertua di Kerajaan Arab Saudi.
Memiliki Nilai Ekonomi yang Signifikan
Abdulaziz Ibn Laboun mencatat bahwa selain nilai ilmiahnya, formasi ini memiliki nilai ekonomi yang signifikan. Dengan batu pasirnya berfungsi sebagai reservoir air tanah alami yang vital bagi pertanian di wilayah tersebut.
Formasi unik ini, yang dibentuk oleh jutaan tahun angin dan hujan, telah menciptakan lanskap kolom-kolom alami, teras, dan gua. Wilayah ini juga menyimpan catatan sejarah manusia yang kaya.

Laboratorium Alam Utama Bagi Peneliti
Penduduk kuno menggunakan pegunungan sebagai tempat berlindung dan sumber air. Ukiran batu yang mereka tinggalkan menggambarkan kehidupan sehari-hari dan satwa liar.
Ukiran-ukiran ini, yang menggambarkan hewan seperti singa, gajah, dan kijang. Ia memberikan wawasan berharga tentang hubungan antara manusia purba dan lingkungannya.
Sebuah celah besar memaparkan potongan melintang dari batuan tertua di wilayah tersebut, menjadikan Pegunungan Shigry sebagai laboratorium alam utama bagi peneliti dan mahasiswa.
Kedekatan pegunungan ini dengan kota Tabuk menjadikannya destinasi yang mudah diakses, menggabungkan penemuan ilmiah dengan keindahan alam yang memukau.
Baca juga: Diriyah: Tempat Kelahiran Arab Saudi
Gambar: Arab News. (5 September 2025). Tabuk’s Shigry Mountains offer glimpse into ancient history, human heritage. Saudi Arabia. https://www.arabnews.com/node/2614187/saudi-arabia