MAKKAH: Otoritas Umum untuk Perawatan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi memastikan bahwa standar kebersihan di Masjidil Haram tetap terjaga pada level tertinggi selama Ramadan tahun ini. Selain aspek kebersihan, layanan berbuka puasa yang disediakan bagi jutaan jamaah dan pengunjung juga menjadi prioritas utama pihak pengelola.
Dalam pernyataan eksklusif kepada Arab News, otoritas terkait menjelaskan bahwa mereka telah merancang rencana operasional yang sangat matang. Rencana tersebut mencakup peningkatan jumlah tenaga kerja secara signifikan guna memastikan kenyamanan seluruh tamu Allah di tanah suci.
Para staf lapangan dan personel pengawas kini dikerahkan untuk bersiaga sepanjang waktu guna menangani kepadatan jamaah yang terus meningkat. Sistem kerja pun dibagi menjadi dua hingga tiga shift agar pengawasan dan pelayanan tetap berjalan optimal selama 24 jam penuh.
Efisiensi Operasional dan Manajemen Wilayah Masjidil Haram
Masjidil Haram telah dibagi menjadi beberapa zona operasional strategis untuk memudahkan pengelolaan jutaan jamaah. Pembagian ini mencakup empat lokasi utama di sekitar halaman tawaf dan dua titik di sepanjang jalur Sa’i.
Selain itu, terdapat tiga zona yang meliputi koridor serta halaman luar, ditambah dengan tiga area khusus di bagian atap masjid. Guna menjamin disiplin operasional yang ketat, setiap zona tersebut dikelola secara mandiri oleh pengawas dan pemimpin shift.
Setiap wilayah juga didukung oleh kru tetap yang siap memberikan respons cepat terhadap segala kebutuhan di lapangan. Tim kebersihan bekerja tanpa henti selama 24 jam tanpa perlu menutup area tertentu agar arus ibadah tidak terputus. Mereka menggunakan peralatan ringan yang mudah bermanuver di tengah kerumunan padat sehingga tidak mengganggu pergerakan jamaah.
Seluruh koordinasi dipantau oleh ruang operasi lapangan yang terhubung via perangkat komunikasi untuk menyelesaikan setiap laporan dalam hitungan menit. Rencana penanganan lonjakan pengunjung yang terarah diaktifkan selama tiga periode puncak dalam sehari, yaitu menjelang salat Maghrib, setelah berbuka puasa, dan setelah salat Tarawih.
Aksi Cepat Tim Kebersihan: Area Steril Sebelum Tarawih Dimulai
Pengelolaan sampah sisa berbuka puasa di Masjidil Haram dilakukan dengan mengikuti jadwal yang sangat presisi. Tim kebersihan mulai menyebar untuk menyiapkan kantong serta wadah sampah bergerak sesaat sebelum azan Maghrib berkumandang.
Begitu waktu berbuka puasa selesai, petugas langsung beraksi dengan cepat untuk membersihkan area dari sisa makanan. Para pekerja secara cekatan mengumpulkan sampah, mengelap permukaan yang kotor, hingga membersihkan noda yang menempel.
Untuk area dengan kepadatan rendah, tim mengerahkan mesin penyedot dan pencuci cepat guna memaksimalkan hasil pembersihan. Pengawas di lapangan memastikan secara detail bahwa lantai benar-benar kering dan bebas dari cairan demi menghindari risiko jamaah terpeleset. Seluruh proses pemulihan area ini dipastikan selesai sepenuhnya sebelum pelaksanaan salat Isya dan Tarawih dimulai.
Jamaah Dunia Puji Kecepatan dan Kebersihan Layanan Buka Puasa di Tanah Suci
Pengaturan berbuka puasa di dalam masjid diatur oleh protokol kesehatan dan peraturan yang ketat. Seluruh penyelenggara buka puasa di Masjidil Haram wajib mendapatkan izin resmi terlebih dahulu sebelum memulai kegiatannya.
Mereka harus mematuhi daftar menu makanan yang telah disetujui, di mana jenis makanan dipilih berdasarkan kemudahan distribusi serta proses pembersihan. Selain wajib memenuhi standar keamanan pangan dan pengemasan yang ketat, para penyelenggara juga harus menjalani inspeksi lapangan secara terus-menerus.
Pengawasan intensif ini dilakukan untuk memastikan bahwa area berbuka puasa tidak menghalangi pergerakan jamaah maupun jalur evakuasi darurat. Hasilnya tidak luput dari perhatian mereka yang berada di lapangan.
Mohammed Abdulrahman, seorang jamaah dari Mesir, mengatakan: “Tingkat kebersihan di dalam masjid sangat mengesankan mengingat banyaknya jamaah yang hadir.”
Abdullah Yusuf Khan, seorang pengunjung asal Pakistan, memberikan pujian tinggi kepada pihak berwenang atas kelancaran distribusi makanan berbuka puasa yang dilakukan tanpa mengganggu kenyamanan. Beliau juga sangat terkesan dengan kecepatan operasi pembersihan yang dilakukan petugas sehingga area ibadah kembali suci dan rapi dalam waktu singkat.
Baca juga: Masjid Nabawi Siagakan Tim Patroli di 20 Titik untuk Permudah Pergerakan Jamaah
Sumber: Arab News. (2026, Maret 13). Grand Mosque reveals intensive sanitation and iftar services for millions during Ramadan. https://www.arabnews.com/node/2636269/saudi-arabia