MAKKAH: Otoritas Umum untuk Perawatan Dua Masjid Suci secara resmi merilis laporan statistik mengenai layanan pengunjung selama 10 hari pertama bulan Ramadan. Data ini dipublikasikan sebagai bagian dari sistem integrasi yang bertujuan untuk terus meningkatkan pengalaman beribadah para tamu Allah.
Fokus utama dari inisiatif ini adalah menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh jamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Dalam laporan tersebut, tercatat bahwa konsumsi air Zamzam oleh para pengunjung telah mencapai angka yang fantastis, yakni 15.333 meter kubik.
Inklusi Pelayanan: Dari Bimbingan Bahasa hingga Fasilitas Kursi Roda
Di luar pemenuhan kebutuhan fisik, sebanyak 586.881 pengunjung telah merasakan manfaat langsung dari layanan bimbingan yang disediakan oleh tim lapangan. Dukungan informasi strategis ini didistribusikan secara merata melalui berbagai titik layanan multibahasa di seluruh area masjid.
Keberadaan layanan tersebut bertujuan utama untuk mempermudah komunikasi bagi para jamaah yang datang dari berbagai belahan dunia. Dalam aspek logistik konsumsi, tercatat sebanyak 9.581.735 paket makanan buka puasa telah berhasil dibagikan di kedua masjid suci. Kelancaran distribusi jutaan paket makanan ini tidak lepas dari dukungan penuh lebih dari 12.095 relawan pria dan wanita.
Sementara itu, di Masjid Nabawi, layanan khusus telah diberikan kepada lebih dari 88.900 penerima manfaat melalui pusat layanan tamu yang tersedia.
Di kawasan Masjidil Haram, tercatat sebanyak 104.159 pengunjung telah menggunakan layanan Tahallul untuk menyelesaikan rangkaian ibadah mereka. Fasilitas mobilitas berupa layanan kereta dorong dan kursi roda juga telah membantu sebanyak 332.022 orang pengunjung. Penyediaan fasilitas transportasi internal ini sangat krusial dalam memfasilitasi mobilitas bagi para lansia serta penyandang disabilitas selama berada di tanah suci.
Efisiensi Operasional dan Pengabdian bagi Tamu Allah di Bulan Suci
Seluruh inisiatif pelayanan ini mencerminkan komitmen mendalam dari kepemimpinan Arab Saudi untuk memberikan layanan yang luar biasa bagi para tamu Allah. Fokus utama dari upaya tersebut adalah memaksimalkan efisiensi operasional di seluruh kawasan suci, terutama selama periode padat di bulan Ramadan.
Berdasarkan data resmi, jumlah total pengunjung di Masjid Nabawi selama bulan suci tersebut tercatat mencapai angka 10.789.467 jamaah. Jutaan jamaah tersebut hadir untuk melaksanakan ibadah salat harian serta rangkaian salat Tarawih secara berjamaah di sana.
Laporan statistik juga menunjukkan bahwa sebanyak 317.025 jamaah telah berhasil melaksanakan salat di area suci Rawdah Sharifah. Pencapaian ini merupakan hasil dari pengaturan jadwal dan kuota yang ketat untuk memastikan ketertiban selama periode yang sama. Di sisi lain, tercatat sebanyak 784.379 pengunjung telah berkesempatan menyampaikan salam kepada Nabi Muhammad SAW serta kedua sahabat beliau.
Manajemen Volume Pengunjung dan Mitigasi Risiko di Masa Padat
Penanganan volume pengunjung yang sangat besar ini dilakukan secara efisien melalui penerapan sistem operasional terpadu yang canggih. Sistem tersebut berperan vital dalam mengatur pergerakan kerumunan serta memfasilitasi setiap rangkaian ibadah agar tetap lancar.
Langkah-langkah strategis ini diambil guna memastikan standar keselamatan dan kenyamanan tertinggi bagi seluruh pengunjung selama berada di Dua Masjid Suci.
Baca juga: Libatkan Pelajar dan Staf, Sektor Pendidikan Makkah Layani Jamaah dalam 12 Bahasa
Sumber: Arab News. (2026, Maret 01). Two Holy Mosques authority enhances visitor experience with comprehensive services. https://www.arabnews.com/node/2634893/saudi-arabia