MAKKAH: Direktorat Jenderal Pendidikan di Makkah secara resmi telah meluncurkan inisiatif penerjemahan strategis di kawasan Masjidil Haram untuk melayani para jamaah dan pengunjung. Dalam program ini, sejumlah sukarelawan dari sektor pendidikan diterjunkan langsung untuk memberikan dukungan komunikasi yang efektif di lapangan.
Para petugas tersebut menguasai 12 bahasa berbeda, yang memungkinkan mereka untuk menjangkau keragaman latar belakang jamaah dari seluruh dunia. Selain membantu memfasilitasi komunikasi dan menjawab berbagai pertanyaan, mereka juga bertugas untuk menyederhanakan prosedur ibadah serta kunjungan.
Integrasi Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat dalam Pelayanan Jamaah
Seluruh layanan penerjemahan ini diberikan di bawah bimbingan profesional untuk menjamin setiap pengunjung mendapatkan pengalaman spiritual yang lancar dan nyaman. Program ini dirancang secara khusus untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial yang kuat bagi seluruh peserta yang terlibat.
Melalui inisiatif ini, semangat sukarelawan di kalangan siswa dan staf kependidikan terus dipupuk sebagai bagian dari pengembangan karakter. Upaya ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan publik secara signifikan bagi para jamaah yang datang ke Masjidil Haram.Inisiatif strategis tersebut dijalankan agar selaras dengan target-target besar dalam Visi Saudi 2030 yang mengutamakan kenyamanan tamu Allah.
Baca juga: Kolaborasi Global: Universitas King Abdulaziz Temukan Metode Baru Deteksi Penyakit Jantung
Sumber:Arab News. (2026, February 27). Student volunteers provide translation services at Grand Mosque. https://www.arabnews.com/node/2634713/saudi-arabia