JEDDAH: Universitas King Abdulaziz baru saja mencapai terobosan besar dalam penelitian di bidang kardiologi. Para peneliti berhasil mengembangkan metode sederhana namun efektif untuk mendeteksi gangguan irama jantung yang tersembunyi.
Gangguan ini sering kali sulit teridentifikasi jika hanya menggunakan prosedur medis atau tes konvensional biasa. Padahal, kondisi tersebut dapat memicu detak jantung yang sangat cepat dan berbahaya hingga berisiko mengancam jiwa.
Metode inovatif ini dikembangkan oleh Dr. Ahmed Mokhtar, seorang ahli elektrofisiologi terkemuka. Pengembangan teknik ini merupakan hasil nyata dari inisiatif penelitian kolaboratif lintas negara.
Efektivitas Metode Baru dalam Membedakan Irama Jantung Berbahaya
Proyek tersebut melibatkan kerja sama strategis antara Universitas King Abdulaziz dan Universitas Western di Kanada. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan akurasi diagnostik pada kasus gangguan irama jantung yang kompleks.
Melalui metode ini, proses pengambilan keputusan klinis dapat dipercepat demi penanganan pasien yang lebih responsif. Efektivitas teknik ini telah diuji secara langsung kepada 24 pasien dengan hasil yang sangat meyakinkan.
Hasil pengujian menunjukkan kemampuan yang jelas dalam membedakan antara irama jantung yang normal dan yang berbahaya. Berkat nilai klinisnya yang tinggi, temuan ini berhasil dipublikasikan dalam jurnal internasional bergengsi, Heart Rhythm.
Baca juga: Haji & Umrah Makin Mudah: Peta Pintar Real-Time Kini Hadir di Dua Masjid Suci
Sumber: Arab News. (2026, 26 Februari). Breakthrough in heart arrhythmia diagnosis. https://www.arabnews.com/node/2634553/saudi-arabia Â