Di edisi sebelumnya, telah disebutkan bahwa Imam Turki bin Abdullah (pendiri Negara Saudi Kedua) memutuskan untuk menghadapi Muhammad bin Mishari bin Muammar. Hal itu dilandasi karena apa yang Muhammad bin Mishari bin Muammar lakukan terhadap Pangeran Mishari bin Saud.
Imam Turki bin Abdullah berangkat dari kota Al-Ha’ir, kemudian ke Dharma, di mana kaum Anshar bergabung dengannya, lalu ia menuju Diriyah dan menangkap Muhammad bin Mishari bin Muammar dan putranya, Mishari bin Muhammad.
Apa yang dilakukan oleh Muhammad bin Mishari terhadap Pangeran Mishari bin Saud merupakan motivasi yang kuat bagi Imam Turki bin Abdullah untuk melakukan apa yang telah diancamkannya, yaitu membunuh Mishari bin Muammar dan putranya. Dan memang inilah yang terjadi sebagai balas dendam untuk Mishari.

Riyadh, Ibu Kota Baru
Setelah Imam Turki bin Abdullah menstabilkan situasi, ia memutuskan untuk memindahkan ibu kota dari Diriyah ke Riyadh. Hal ini dikarenakan beberapa alasan:
Pertama: Imam Turki bin Abdullah mengetahui betul pagar-pagar kokoh Riyadh dan keunggulannya. Ia mengerti betul keunggulan Riyadh dikarenakan ia adalah amirnya sebelum Pangeran Mishari bin Saud. Sehingga Riyadh lebih meyakinkan baginya daripada Diriyah.
Kedua: Ketidakcocokan Diriyah sebagai ibu kota setelah kehancurannya, serta adanya relokasi sejumlah penduduknya ke tempat lain.
Ketiga: Imam Turki bin Abdullah mungkin ingin membiarkan Diriyah menjadi jejak sejarah masa lalu. Sehingga generasi selanjutnya bisa menelusuri dan mengenang sejarah Negara Saudi Pertama.
Kesamaan Upaya pendirian dengan Negara Saudi Pertama
Imam Turki bin Abdullah dalam upayanya mendirikan negara Saudi yang kedua mirip seperti apa yang dilakukan Imam Muhammad bin Saud pada awal penyatuan negara Saudi yang pertama.
Sebelum adanya pemerintahan Imam Turki, negara ini terbagi menjadi beberapa kekuatan politik yang berbeda, dan ia harus memulai dengan menyatukan negara, seperti yang dilakukan oleh Imam Muhammad bin Saud pada awal penyatuan negara Saudi yang pertama.
Sumber: Dr. Faishal Al Saud, Mujaz Tarikh Ad-Daulah As-Suudiyah. Cetakan Pertama (Majmaah University:2018)
Baca juga: Seri Jejak Sejarah Negara Saudi Kedua