Global Water Organization Resmi Beroperasi dengan Berkantor Pusat di Riyadh (Sumber: Arab News)
Riyadh menjadi saksi peluncuran resmi Global Water Organization (GWO). Yaitu sebuah inisiatif internasional baru yang bertujuan mengatasi tantangan air global dengan pendekatan komprehensif. Acara peluncuran yang berlangsung di Riyadh ini dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan, serta para pejabat tinggi dari berbagai negara pendiri.
Global Water Organization Sebagai Komitmen Arab Saudi
Pangeran Faisal menegaskan bahwa pembentukan GWO menandai komitmen Arab Saudi dalam memperkuat kerja sama internasional untuk mengatasi masalah air yang semakin mendesak.
“Kami ingin GWO menjadi platform global yang tidak hanya mencari solusi berkelanjutan, tetapi juga membantu negara-negara berkembang meningkatkan kapasitas pengelolaan air mereka,” ujarnya.
Arab Saudi berjanji akan mendukung organisasi ini secara finansial dan logistik selama lima tahun ke depan. Serta mengajak seluruh negara dan sektor swasta untuk bergabung dalam upaya kolektif ini.
Pentingnya Air sebagai Pondasi Pembangunan
Menteri Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian Abdulrahman Al-Fadley menambahkan bahwa air bukan hanya sumber daya alam, melainkan juga pondasi bagi pembangunan ekonomi dan sosial yang stabil di seluruh dunia. Ia menggambarkan GWO sebagai “inisiatif global” yang akan mengintegrasikan berbagai upaya untuk mengatasi masalah air secara menyeluruh.
Menurut Al-Fadley, GWO akan memimpin transformasi dalam pengelolaan air, yang tidak hanya fokus pada kelangkaan air, tetapi juga memastikan ketersediaan air yang tepat waktu dan tempat, serta mempertimbangkan dampaknya terhadap ekonomi, kesehatan, dan keamanan pangan, terutama di tengah tantangan perubahan iklim.
Organisasi ini juga akan mendorong penerapan sistem pengelolaan air yang terpadu, model ekonomi inovatif, mekanisme pembiayaan baru, serta keterlibatan aktif sektor swasta untuk mengurangi ketergantungan pada subsidi pemerintah.
Negara Pemrakarsa GWO
Piagam GWO telah ditandatangani oleh delapan negara pendiri, termasuk Arab Saudi, Kuwait, Qatar, Spanyol, Senegal, Pakistan, Yunani, dan Mauritania. Dengan peluncuran ini, GWO diharapkan menjadi kekuatan utama dalam memperkuat kerja sama global untuk mengatasi krisis air yang kian mendesak.
Baca juga: Arab Saudi Wujudkan Kolaborasi Global dan Inovasi Guna Tangani Krisis Air
Referensi:
- Arab News. (2025). Founding nations sign Global Water Organization charter in Riyadh. Diambil dari https://www.arabnews.com/node/2602535/saudi-arabia.