Ekosistem startup di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA) menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Dalam satu pekan terakhir, sejumlah startup di wilayah ini berhasil mengamankan pendanaan besar, melakukan akuisisi strategis, dan memperluas cakupan operasional ke berbagai negara. Fenomena ini semakin memperkuat posisi MENA sebagai pusat inovasi teknologi dan finansial yang tengah berkembang pesat di kancah global.
Akuisisi Strategis Dorong Ekspansi Global
Tech Universal Ventures (TUV) yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA) melakukan akuisisi terhadap dua perusahaan:
- FixSquad – penyedia layanan perbaikan elektronik dan ponsel yang beroperasi di GCC dengan model hybrid.
- ELVA11 – perusahaan asal Swedia yang bergerak di bidang pengembangan perangkat lunak, kecerdasan buatan (AI), dan edukasi digital.
“Akuisisi ini mencerminkan strategi kami dalam membangun infrastruktur digital global,” ujar Darko Atijas, COO TUV.
Pendanaan Startup Meningkat Tajam
- Stitch (Arab Saudi)
Startup fintech ini meraih pendanaan awal senilai $10 juta dari investor seperti Arbor Ventures dan Raed Ventures. Stitch menawarkan platform API untuk mempercepat peluncuran produk keuangan digital. - Qashio (UEA)
Mendapatkan dana $19,8 juta dalam bentuk ekuitas dan non-ekuitas untuk ekspansi ke Arab Saudi dan memperkuat program loyalitas B2B. - BirdEye (Arab Saudi)
Startup manajemen operasional ini meraih $586.000 dalam putaran pra-seed. Fokus utamanya adalah mendigitalisasi sektor ritel kecil dan menengah. - Gainz (UEA)
Platform crowdfunding syariah ini mendapatkan pendanaan pra-seed bernilai tujuh digit USD dari Antler MENAP dan investor lainnya. Gainz memanfaatkan AI untuk membuka akses modal kerja bagi UMKM.
Akselerator dan Dana Baru Dukung Pertumbuhan Startup
- COREangels MEA
Meluncurkan dana sebesar $10 juta untuk startup fintech tahap awal yang mendukung SDGs. Lima startup terpilih dalam forum di Kairo masing-masing menerima hingga $150.000. - Google AI First Accelerator
Edisi kedua program Google for Startups Accelerator: AI First resmi diluncurkan untuk kawasan MENA dan Turki. Program ini berdurasi 12 minggu dan menyasar startup tahap Seed hingga Seri A dengan dukungan cloud credits dan mentoring teknis.
Startup Lain Unjuk Gigi di Pasar Regional
- Toolmart (Irak)
Startup e-commerce B2B ini meraih pendanaan dari Plus VC dan Oasis500 untuk ekspansi regional. - Valu (Mesir)
Platform Buy Now, Pay Later ini akan segera melantai di Bursa Efek Mesir (EGX). Pada 2024, Valu mencatatkan pendapatan bruto sebesar 3,1 miliar pound Mesir dan laba bersih 423 juta pound. - Bloomspoon (UEA)
Startup ramah lingkungan ini memperoleh $218.000 dari Shark Tank Dubai. Bloomspoon memproduksi alat makan yang dapat ditanam kembali dari jerami gandum.
Tren M&A di MENA Meningkat Pesat
Menurut laporan EY MENA M&A Insights, kuartal pertama 2025 mencatat:
- 225 transaksi M&A senilai total $46 miliar
- Volume meningkat 31%, nilai transaksi naik 66% dibanding tahun sebelumnya
- UEA memimpin dengan 63 transaksi senilai $20,3 miliar
- Akuisisi terbesar: Group 42 membeli 40% saham Khazna Data Centers senilai $2,2 miliar
MENA Jadi Magnet Baru Inovasi Global
Didukung oleh pendanaan besar, strategi ekspansi lintas negara, serta program akselerator dari raksasa teknologi global, kawasan MENA kini menjadi magnet bagi pertumbuhan startup. Ekosistem yang semakin matang dan kolaboratif ini membuka peluang besar bagi inovator, investor, dan pelaku industri teknologi dari seluruh dunia.
Baca Juga Arab Saudi Menuju Silicon Valley Baru di Timur Tengah
Referensi
Nour El-Shaeri. (2025). MENA startups accelerate with strategic deals. Arab News. Diakses dari: https://arab.news/r43ja