Kementerian Industri dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi memberikan penghargaan kepada para pemenang Global Mining Innovation Competition: Future Minerals Pioneers. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Industri dan Sumber Daya Mineral, Bandar Al-Khorayef, dalam rangkaian Future Minerals Forum (FMF) edisi kelima di Riyadh.
Ajang ini menunjukkan komitmen Arab Saudi dalam mendorong inovasi global di sektor pertambangan. Selain itu, forum ini menyoroti pentingnya teknologi, keberlanjutan, dan keselamatan kerja.
Kompetisi Global untuk Inovasi Pertambangan
Penghargaan diberikan setelah berakhirnya rangkaian in-person bootcamp. Program ini mempertemukan inovator pertambangan dari berbagai negara. Melalui kompetisi ini, para peserta mempresentasikan solusi untuk tantangan industri pertambangan global.
Oleh karena itu, kompetisi ini menjadi platform penting bagi pengembangan teknologi cerdas dan praktik berkelanjutan. Dengan demikian, Arab Saudi memperkuat posisinya sebagai pusat inovasi pertambangan dunia.
Pemenang Juara Pertama di Tiga Kategori
Pada kategori Smart Technologies for Mining Operations and Services, Tim UnchartedAI dari India meraih juara pertama. Tim ini menerima hadiah sebesar USD 150.000.
Sementara itu, kategori Resource Sustainability in Mining Operations dimenangkan oleh Tim GeoVolt dari Arab Saudi. Di kategori Safety and Security in Mining Operations, juara pertama diraih oleh Tim Omq, yang juga berasal dari Arab Saudi.
Setiap pemenang menerima hadiah USD 150.000 sebagai bentuk apresiasi atas solusi inovatif mereka.
Penerima Penghargaan Juara Kedua
Penghargaan juara kedua diberikan kepada beberapa tim lintas negara. Pada kategori Smart Technologies, Tim Groundbreak dari Italia, Meksiko, dan Swiss menempati posisi kedua.
Selanjutnya, kategori Resource Sustainability diraih oleh Tim NeoMining yang beranggotakan peserta dari Arab Saudi, Pakistan, dan Rusia. Adapun kategori Safety and Security dimenangkan oleh Tim Ruwad Al-Salama dari Arab Saudi.
Setiap tim juara kedua menerima hadiah sebesar USD 60.000.
Proses Penilaian yang Ketat
Para pemenang dipilih dari 70 finalis yang lolos tahap akhir. Mereka mempresentasikan proyek di hadapan dewan juri profesional. Penilaian melibatkan 18 juri dari 16 institusi lokal dan internasional.
Selain itu, setiap proyek dievaluasi berdasarkan kriteria inovasi, dampak, dan kelayakan implementasi. Aspek keberlanjutan juga menjadi perhatian utama. Dengan cara ini, kompetisi dijalankan secara transparan dan profesional.
Partisipasi Global yang Luas
Kompetisi ini menarik minat internasional yang besar. Tercatat 1.812 pendaftar yang membentuk 371 tim dari 57 negara. Dari jumlah tersebut, 70 tim dengan 356 peserta terpilih mengikuti bootcamp tatap muka di Riyadh pada 8–10 Januari 2026.
Selama bootcamp, peserta mendapatkan pendampingan dari para ahli industri. Selain itu, mereka bekerja dalam lingkungan kolaboratif yang intensif. Hal ini bertujuan meningkatkan kesiapan solusi untuk diterapkan di dunia nyata.
Mendukung Visi Arab Saudi 2030
Kompetisi Future Minerals Pioneers diselenggarakan oleh Kementerian Industri dan Sumber Daya Mineral. Program ini bekerja sama dengan National Industrial Development and Logistics Program (NIDLP) di bawah payung Future Minerals Forum.
Lebih jauh, inisiatif ini bertujuan memperkuat ekosistem inovasi pertambangan. Program ini juga mengubah tantangan industri menjadi solusi praktis berdampak tinggi. Dengan demikian, Future Minerals Pioneers mendukung pencapaian Visi Arab Saudi 2030 dan menegaskan peran Kerajaan sebagai pusat dialog global industri mineral.
Referensi (APA Style)
Hasan, S. (2026). Industry, Mineral Resources Ministry honors “Future Minerals Pioneers” winners. Leaders.
Diakses dari https://www.leaders-mena.com/?p=100012