CSelama acara yang berlangsung tiga hari tersebut, sebanyak 15 perjanjian kerja sama strategis resmi ditandatangani. Penandatanganan ini melibatkan berbagai entitas lokal maupun internasional guna memperkuat sinergi lintas negara. Melansir laporan Kantor Berita Saudi (SPA) pada Rabu (18/2/2026), forum ini memiliki visi besar untuk memperkuat integrasi ekonomi.
Salah satu fokus utamanya adalah menyatukan standar global demi meningkatkan kualitas produk halal secara menyeluruh. Selain itu, forum ini berupaya memperkokoh kredibilitas sistem sertifikasi halal agar lebih diakui secara internasional.
Sebanyak 170 peserta pameran dari 15 negara turut berpartisipasi menampilkan berbagai inovasi dan layanan mutakhir mereka. Kehadiran para peserta ini menyoroti daya tarik investasi pasar Saudi yang kompetitif serta lingkungan bisnis yang didorong oleh inovasi.

Menuju Ekosistem Halal Global yang Transparan dan Terintegrasi
Forum tersebut secara resmi menegaskan kembali komitmennya untuk memajukan sektor halal di masa depan. Visi utamanya adalah membangun sistem global terintegrasi yang mampu menyelaraskan nilai-nilai etika dengan pertumbuhan ekonomi.
Melalui rekomendasi penutupnya, forum ini menekankan pentingnya promosi pembangunan yang bertanggung jawab. Selain itu, prinsip berkelanjutan menjadi fokus utama dalam setiap aspek pengembangan industri halal.
Penguatan transparansi dan standardisasi juga sangat ditekankan guna membangun kepercayaan pasar yang lebih kokoh. Langkah ini diakhiri dengan dorongan untuk memperluas kerja sama internasional serta mempercepat pertukaran pengetahuan antarnegara.
Baca juga: Mengenal Masjid Al-Khayf: Permata di Kaki Bukit Mina dan Sejarah di Balik Nama Lereng Gunung
Sumber: SPA. (2026, 18 Februari). Makkah Halal Forum ends with 15 strategic deals. Arab News. https://www.arabnews.com/node/2633495/saudi-arabia