MINA—Kementerian Kesehatan Arab Saudi menyarankan para jemaah haji untuk selalu memperhatikan perawatan kaki mereka selama beribadah. Oleh karena itu, para jemaah haji diimbau untuk rutin memeriksa kondisi kaki mereka secara berkala.
Selain itu, pemilihan alas kaki yang nyaman juga sangat penting untuk mencegah cedera. Terakhir, jemaah diharapkan selalu mencuci dan mengeringkan kaki secara menyeluruh, terutama di bagian antara jari-jari kaki.
Cegah Luka dan Cedera, Jemaah Haji Dilarang Berjalan Tanpa Alas Kaki
Kementerian Kesehatan juga menyarankan para jemaah haji untuk menghindari berjalan tanpa menggunakan alas kaki. Imbauan ini sangat penting mengingat penderita diabetes termasuk kelompok yang paling rentan terhadap luka dan borok.
Sementara itu, jemaah haji perempuan sangat dianjurkan untuk mengenakan kaus kaki yang sesuai. Penggunaan kaus kaki ini dapat membantu mencegah terjadinya lecet serta iritasi pada kulit. Langkah tersebut efektif untuk mengurangi risiko cedera saat jemaah berjalan dan bergerak selama menjalani ritual haji.
Komitmen Kemenkes Arab Saudi Berikan Layanan Kesehatan Komprehensif
Kementerian Kesehatan juga mendorong para jemaah haji untuk menghubungi nomor layanan 937. Melalui nomor tersebut, jemaah bisa mendapatkan bantuan sekaligus konsultasi medis yang diperlukan.
Kementerian menekankan bahwa pedoman ini merupakan bagian dari layanan kesadaran kesehatan yang komprehensif. Layanan ini sengaja disediakan oleh sistem perawatan kesehatan setempat bagi seluruh jemaah. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesehatan dan keselamatan mereka selama menjalani musim haji.
Baca juga: Musim Haji 2026: Lebih dari 1,7 Juta Jemaah Padati Tanah Suci, Naik 2 Persen dari Tahun Lalu
Sumber: Saudi Gazette. (2026, Mei 27). Ministry of Health advises pilgrims to care for feet while moving around Mina. https://saudigazette.com.sa/article/661673/saudi-arabia/ministry-of-health-advises-pilgrims-to-care-for-feet-while-moving-around-mina