JEDDAH: Rumah Sakit Spesialis dan Pusat Penelitian King Faisal (KFSHRC) di Jeddah baru saja mencetak prestasi medis baru. Tim ahli di rumah sakit tersebut berhasil melaksanakan operasi usus dengan bantuan teknologi robotik canggih.
Pasien dalam prosedur inovatif ini adalah seorang anak laki-laki yang baru menginjak usia 2 tahun. Dengan berat badan hanya sekitar 10 kg, kondisi fisik pasien kecil ini memberikan tantangan tersendiri bagi tim bedah.
Berdasarkan laporan Kantor Berita Saudi (SPA) pada hari Rabu (25/3/2026), balita tersebut didiagnosis menderita penyakit Hirschsprung. Penyakit ini merupakan kondisi bawaan lahir yang mengganggu fungsi usus normal sehingga memicu sembelit kronis dan obstruksi usus.
Untuk menangani kondisi tersebut, tim medis memutuskan untuk melakukan prosedur bedah yang dikenal sebagai Soave pull-through. Operasi ini tergolong sangat kompleks karena ruang panggul balita yang sangat terbatas untuk bermanuver.
Keunggulan Teknologi Robotik dalam Menjamin Presisi Bedah
Penggunaan teknologi robotik menjadi sangat krusial dalam operasi ini untuk menjaga tingkat akurasi yang maksimal. Hal ini disebabkan oleh posisi usus pasien yang terletak sangat dekat dengan saraf, otot, dan pembuluh darah vital.
Menurut pihak pusat penelitian, tingkat presisi bedah yang tinggi sangat diperlukan demi melindungi jaringan di sekitarnya. Akurasi tersebut juga menjadi faktor penentu untuk mendukung hasil pemulihan yang optimal bagi pasien kecil tersebut.
Prosedur yang dilakukan adalah teknik Soave, yang melibatkan pengangkatan bagian usus besar yang bermasalah. Setelah bagian tersebut diangkat, tim medis menyambungkan kembali bagian usus yang sehat untuk mengembalikan fungsi normalnya. Dalam kasus ini, bantuan robot terbukti memberikan visualisasi yang jauh lebih jelas serta presisi yang lebih baik selama seluruh prosedur berlangsung.
Sumber: Arab News. (2026, 25 Maret). Saudi center uses robotics to perform bowel surgery on child. https://www.arabnews.com/node/2637637/saudi-arabia