Kementerian Urusan Islam Arab Saudi secara resmi mengumumkan penyediaan sekitar 2,3 juta layanan penyuluhan bagi jamaah selama bulan Ramadan. Layanan skala besar ini ditujukan khusus untuk membantu jamaah umrah. Menurut laporan terbaru dari Kantor Berita Saudi (SPA), program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas ibadah di Tanah Suci.
Kegiatan penyuluhan mencakup penyelenggaraan pelajaran harian yang disusun secara sistematis bagi para pengunjung. Pihak kementerian juga mengadakan berbagai ceramah edukasi yang bertempat di ruang sholat hotel-hotel sekitar Makkah.
Selain di penginapan, penyuluhan dilakukan secara intensif di beberapa masjid yang terletak di wilayah pusat kota. Tim lapangan beroperasi selama 24 jam penuh untuk memastikan jamaah mendapatkan panduan kapan pun dibutuhkan.
Agar dapat menjangkau seluruh jamaah dari berbagai negara, materi disampaikan dalam beragam bahasa internasional. Para jamaah menerima penjelasan rinci mengenai tata cara umrah, aturan berpuasa, serta pentingnya prinsip kesederhanaan dalam beragama. Petugas juga bersiaga untuk menjawab pertanyaan keagamaan serta menjelaskan kesucian kota Makkah demi memperdalam kekhusyukan ibadah.
Digitalisasi Layanan Panduan dan Edukasi Keagamaan di Makkah
Kementerian Urusan Islam secara aktif mendistribusikan berbagai buklet dan publikasi panduan kepada para jamaah. Materi literatur tersebut disediakan dalam berbagai bahasa asing untuk memudahkan pemahaman jamaah dari seluruh dunia.
Pemanfaatan teknologi juga terlihat melalui pengoperasian layar digital yang tersebar di titik-titik strategis. Layar digital ini dilengkapi dengan kode QR yang memberikan akses instan ke perpustakaan elektronik milik kementerian. Melalui sistem tersebut, pengunjung dapat mengunduh materi keagamaan secara mandiri langsung ke ponsel pintar mereka.
Selain materi fisik dan digital, kementerian mengaktifkan layanan inovatif berupa panggilan video untuk konsultasi jarak jauh. Tersedia pula layanan telepon bebas pulsa yang beroperasi secara luas dalam lebih dari 40 bahasa internasional.
Menurut laporan SPA, seluruh upaya ini mencerminkan integrasi yang kuat antara layanan lapangan tradisional dan teknologi modern. Sinergi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi organisasi serta menjamin kelancaran pergerakan jamaah di dalam dan sekitar Masjidil Haram.
Program ini juga dirancang untuk mempromosikan nilai-nilai toleransi Islam sekaligus menonjolkan peran besar Kerajaan Arab Saudi dalam melayani umat Muslim.
Baca juga: Arab Saudi Permudah Prosedur Kepulangan Jamaah Umrah
Sumber: Arab News. (2026, 24 Maret). Pilgrims receive 2.3m awareness services in Makkah. https://www.arabnews.com/node/2637505/saudi-arabia