Teh Karak (Sumber: Soul of Saudi)
Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, satu hal tetap menjadi ritual tak tergantikan bagi banyak warga Saudi: secangkir karak. Lebih dari sekadar teh, karak adalah simbol kehangatan, koneksi sosial, dan warisan budaya yang terus berkembang dari Teluk hingga ke jantung kota Jeddah.
Asal Usul Karak: Perjalanan Teh dari India ke Jazirah Arab
Karak bukan sekadar minuman, melainkan hasil dari lintas budaya yang kaya. Berakar dari masala chai India, karak mulai dikenal di Jazirah Arab melalui interaksi perdagangan dan migrasi antara Asia Selatan dan negara-negara Teluk. Kata “karak” sendiri berasal dari bahasa Hindi yang berarti “kuat”, menggambarkan karakter teh yang pekat dengan rasa yang kuat.
Di kawasan Teluk, termasuk Arab Saudi, karak mengalami adaptasi lokal. Rempah-rempah dikurangi, susu diperbanyak, dan rasa dibuat lebih creamy serta manis. Hasilnya adalah versi teh yang lebih sederhana namun tetap menggugah selera, cocok untuk dinikmati sepanjang hari. Karak pun menjadi bagian tak terpisahkan dari ritual pagi, obrolan malam, hingga jamuan tamu.
Menariknya, karak juga mencerminkan dinamika sosial: dari warung kecil di pinggir jalan hingga kafe modern di Jeddah, minuman ini menyatukan generasi dan latar belakang yang berbeda.
Cita Rasa dan Komposisi Karak: Simfoni Teh, Susu, dan Rempah
Karak dikenal karena rasa yang kuat namun lembut, dengan aroma khas yang membangkitkan kenangan. Komposisinya sederhana, namun setiap elemen memiliki peran penting:
- Teh hitam pekat: Biasanya jenis Assam atau Ceylon, direbus berulang untuk menghasilkan warna gelap dan rasa robust.
- Susu evaporasi atau kental manis: Memberikan tekstur creamy dan rasa manis yang seimbang.
- Gula: Disesuaikan dengan selera, kadang diganti dengan condensed milk untuk rasa lebih kaya.
- Kapulaga hijau: Rempah utama yang memberikan aroma khas dan rasa hangat.
- Tambahan opsional: Saffron, jahe, bunga mawar, atau star anise—digunakan untuk variasi rasa dan sentuhan lokal.
Proses pembuatan karak melibatkan teknik “reboil” atau perebusan ulang, di mana campuran teh dan susu dipanaskan hingga nyaris mendidih beberapa kali. Teknik ini memperkuat rasa dan menyatukan semua elemen dengan sempurna.
Manfaat Kesehatan Karak: Lebih dari Sekadar Nikmat
Meski dikenal sebagai minuman manis dan creamy, karak juga memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang menarik:
| Komponen | Manfaat Kesehatan Utama |
| Teh hitam | Kaya antioksidan (flavonoid, polifenol), mendukung jantung dan imun |
| Kapulaga | Antiinflamasi, antibakteri, membantu pencernaan dan detoksifikasi |
| Jahe (opsional) | Meredakan mual, meningkatkan sirkulasi, dan memperkuat sistem imun |
| Saffron | Mengandung crocin dan safranal, baik untuk mood dan kesehatan mata |
| Susu | Sumber kalsium dan energi, namun perlu dikontrol bagi penderita diabetes |
Namun, penting untuk memperhatikan takaran gula dan frekuensi konsumsi. Karak idealnya dinikmati sebagai bagian dari gaya hidup seimbang, menyegarkan pikiran dan tubuh tanpa berlebihan.

Baca juga: Nikmatnya Makanan Jalanan Saudi: Dari Shawarma hingga Falafel – Jelajah Saudi – KabarSaudi.com
Referensi:
- Anderson, J. (2025). What is Karak Chai? All You Need to Know. Diambil dari https://monkschai.com/blogs/news/what-is-karak-chai-all-you-need-to-know#:~:text=Originating%20in%20the%20Gulf%20region,Chai%20takes%20a%20simpler%20route.
- Pinkjinn.com. (2020). Khaleeji morning rituals: Sweet ‘Karak’ tea recipe. Diambil dari https://www.pinkjinn.com/2020/05/20/khaleeji-morning-rituals-sweet-karak-tea-recipe/#:~:text=The%20Karak%20tea%20recipe%20is,adding%20nuance%20and%20local%20flavours.
- Soul of Saudi. (2025). Find the Best Karak in Jeddah With Us – Brewed-Perfection For Every Saudi! Diambil dari https://soulofsaudi.com/best-karak-in-jeddah/.