Tim dari Saudi Center for Organ Transplantation (SCOT) menjalin kerja sama dengan unit donor organ di King Saud Medical City. Kolaborasi tersebut berhasil melaksanakan prosedur pengambilan kornea pertama di Kerajaan Arab Saudi.
Kornea ini diperoleh dari seorang pendonor yang telah dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami henti jantung. Jaringan kornea yang telah berhasil diambil tersebut langsung dipindahkan ke Bank Mata di King Abdulaziz Medical City.
Fasilitas bank mata tersebut beroperasi di bawah naungan Ministry of National Guard. Di sana, kornea menjalani rangkaian tahapan evaluasi, pemrosesan, serta pengawetan sebelum digunakan untuk transplantasi. Seluruh prosedur penanganan jaringan ini dijalankan secara ketat sesuai dengan standar mutu medis yang telah ditetapkan.
Apresiasi SCOT dan Dorongan Budaya Donor Nasional
Prosedur ini menandai tonggak pencapaian nyata pertama dari sebuah inisiatif percontohan. Program percontohan tersebut resmi diluncurkan pada 10 Agustus 2026. Pelaksanaannya melibatkan kolaborasi strategis antara kedua pusat medis terkait. Tujuan utamanya adalah memperluas peluang donor kornea serta menjaga ketersediaan pasokan jaringan secara berkelanjutan. Melalui langkah ini, diharapkan penglihatan para pasien yang membutuhkan tindakan transplantasi dapat dipulihkan.
Direktur Jenderal SCOT, Dr. Talal Algoufi, memberikan apresiasi kepada tim medis yang terlibat. Ia menyatakan optimismenya bahwa pencapaian ini akan mendorong terciptanya budaya donor kornea yang lebih luas serta memotivasi lebih banyak rumah sakit untuk turut serta dalam inisiatif nasional tersebut.
Baca juga: Mengenal Sejarah Radio Era Raja Abdulaziz: Fondasi Awal Media Siaran Kerajaan Saudi
Sumber: Saudi Press Agency. (2026, 10 September). Saudi Organ Transplantation Center Performs First Corneal Retrieval. https://www.spa.gov.sa/en/N2673408