Hari Amal Internasional diperingati setiap tanggal 5 September. Pada momentum tersebut, Kerajaan Arab Saudi menyoroti kiprah kemanusiaannya di tingkat global.
Hingga saat ini, Kerajaan tercatat telah menjalankan berbagai program bantuan kemanusiaan, pembangunan, dan amal. Secara keseluruhan, jumlah proyek yang berhasil dilaksanakan mencapai 9.030 proyek. Total nilai dari seluruh pelaksanaan proyek tersebut menembus angka lebih dari $145 miliar. Penyaluran bantuan berskala masif ini menjangkau masyarakat yang membutuhkan di 175 negara.
Berdasarkan data Layanan Pelacakan Keuangan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Kerajaan Arab Saudi menempati peringkat kedua secara global dalam penyediaan bantuan kemanusiaan dan darurat untuk tahun 2025. Capaian tersebut sekaligus menempatkan Kerajaan pada peringkat pertama di antara seluruh negara Arab.
Inisiatif Khusus Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam Berskala Dunia
King Salman Humanitarian Aid and Relief Center didirikan pada bulan Mei 2015 berdasarkan arahan kerajaan. Lembaga ini berfungsi sebagai badan khusus Arab Saudi untuk penyaluran bantuan internasional.
Sejak awal berdirinya, pusat bantuan ini telah melaksanakan sebanyak 4.457 proyek kemanusiaan. Pelaksanaan ribuan program tersebut berhasil menjangkau 113 negara di berbagai belahan dunia. Alokasi dana yang telah digelontorkan untuk seluruh kegiatan tersebut melebihi $8 miliar.
Selain bantuan umum, lembaga ini juga mengoordinasikan inisiatif khusus, salah satunya Program Saudi untuk Bayi Kembar Siam. Program medis ini telah berhasil meninjau 158 kasus bayi kembar siam dari berbagai wilayah.
Sebanyak 72 prosedur operasi pemisahan sukses dilaksanakan bagi bayi kembar dari 28 negara di lima benua. Pihak Kerajaan menanggung secara penuh seluruh kebutuhan biaya perawatan medis, perjalanan, hingga proses rehabilitasi pasien. Atas inisiatif Arab Saudi, Perserikatan Bangsa-Bangsa secara resmi menetapkan tanggal 24 November sebagai Hari Bayi Kembar Siam Sedunia pada tahun 2024.
Pengakuan Global PBB atas Penetapan Hari Bayi Kembar Siam Sedunia
King Salman Humanitarian Aid and Relief Center didirikan pada bulan Mei 2015 berdasarkan arahan kerajaan. Lembaga ini berfungsi sebagai badan khusus Arab Saudi untuk penyaluran bantuan internasional.
Sejak awal berdirinya, pusat bantuan ini telah melaksanakan sebanyak 4.457 proyek kemanusiaan. Pelaksanaan ribuan program tersebut berhasil menjangkau 113 negara di berbagai belahan dunia.
Alokasi dana yang telah digelontorkan untuk seluruh kegiatan tersebut melebihi $8 miliar. Selain bantuan umum, lembaga ini juga mengoordinasikan inisiatif khusus kemanusiaan.
Salah satu inisiatif utama yang dijalankan adalah Program Saudi untuk Bayi Kembar Siam. Program medis ini telah berhasil meninjau 158 kasus bayi kembar siam dari berbagai wilayah. Sebanyak 72 prosedur operasi pemisahan sukses dilaksanakan bagi bayi kembar dari 28 negara di lima benua. Pihak Kerajaan menanggung secara penuh seluruh kebutuhan biaya perawatan medis, perjalanan, hingga proses rehabilitasi pasien. Atas inisiatif Arab Saudi, Perserikatan Bangsa-Bangsa secara resmi menetapkan tanggal 24 November sebagai Hari Bayi Kembar Siam Sedunia pada tahun 2024.
Baca juga: Hajjathon 4: Wadah Inovator Dunia Ciptakan Terobosan Layanan Haji dan Umrah
Sumber: Saudi Press Agency. (2026, September 5). Saudi Arabia Marks International Day of Charity with Global Relief Milestones. https://www.spa.gov.sa/en/N2669389