Salah Satu Proyek Perumahan di Riyadh (Sumber: Saudipedia)
Program Perumahan Arab Saudi kini menjadi salah satu pilar paling kuat dalam mewujudkan visi besar Saudi Vision 2030. Sejak diluncurkan pada 2018, program ini mengubah wajah sektor perumahan secara menyeluruh—mulai dari akses pembiayaan, pembangunan hunian modern, hingga kemitraan global yang membuka peluang investasi baru.
Perjalanan Transformasi: Dari Antrean 15 Tahun ke Dukungan Instan
Sebelum Vision 2030, keluarga Saudi bisa menunggu hingga 15 tahun untuk mendapatkan bantuan perumahan. Kini, berkat digitalisasi dan reformasi regulasi, dukungan diberikan secara instan melalui platform seperti Sakani, yang telah melayani lebih dari 1,4 juta keluarga.
Hasilnya terlihat nyata:
- Tingkat kepemilikan rumah naik dari 47% (2016) menjadi lebih dari 60% (2022).
- Target nasional kini diarahkan menuju 70% kepemilikan rumah pada 2030.
Sakani & Ejar: Dua Pilar Digital yang Mengubah Akses Perumahan
Sakani: Solusi Pembiayaan dan Kepemilikan Rumah
Platform ini menyediakan rekomendasi hunian, pembiayaan bersubsidi, hingga layanan pemilihan unit secara digital.
Lebih dari 620.000 keluarga telah menempati rumah mereka melalui Sakani.
Ejar: Regulasi Sewa yang Lebih Transparan
Untuk penyewa, platform Ejar memastikan kontrak sewa yang terdokumentasi dan aman.
Hingga pertengahan 2023, lebih dari 6,5 juta kontrak sewa telah terdokumentasi.
Pembangunan Hunian Modern: 119 Proyek dan 155.000 Unit Baru
Program Perumahan menggerakkan pembangunan besar-besaran:
- 119 proyek perumahan sedang dibangun.
- Lebih dari 155.000 unit disiapkan, mulai dari apartemen, vila, hingga townhouse.
- Harga rata-rata unit sekitar SAR 750.000, dengan kualitas tinggi dan fasilitas lingkungan yang lengkap.
- Lebih dari 180.000 lahan dikembangkan dalam 218 rencana kawasan.
Semua ini dilakukan melalui kemitraan dengan lebih dari 70 pengembang real estat.
Dukungan untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah
Melalui program Entifa dan kerja sama dengan lebih dari 350 organisasi nirlaba, pemerintah telah menyediakan:
- 46.000 unit untuk keluarga paling membutuhkan.
- 8.400 unit tambahan pada 2021.
- Kontribusi tunai dan barang senilai SAR 259,9 juta.
Peluang Besar bagi Bisnis Global
Program Perumahan bukan hanya proyek domestik—ini adalah pintu masuk bagi investor internasional.
1. Kemitraan Publik‑Swasta (PPP)
Target kontribusi sektor swasta mencapai 60%, membuka peluang bagi:
- Pengembang real estat
- Perusahaan konstruksi
- Konsultan manajemen proyek
2. Teknologi Rumah Pintar & Material Ramah Lingkungan
Dengan fokus pada komunitas berkelanjutan, permintaan meningkat untuk:
- Teknologi IoT
- Material bangunan hemat energi
- Solusi konstruksi hijau
3. Pembiayaan dan Layanan Hipotek
Digitalisasi sektor keuangan menciptakan peluang bagi:
- Bank internasional
- Fintech
- Platform hipotek digital
Target Besar Menuju 2030
Program Perumahan menetapkan sasaran ambisius:
- 70% kepemilikan rumah pada 2030
- 300.000 unit baru per tahun
- 355.000 kontrak pembiayaan baru hingga 2025
- 38.000 lapangan kerja baru
- Kontribusi SAR 157 miliar terhadap PDB
Referensi:
- KSA Government. (2026). Housing Program .Diambil dari https://www.vision2030.gov.sa/en/explore/programs/housing-program.
- Saudipedia. (2025). Housing Program. Diambil dari https://saudipedia.com/en/housing-program.
- Set up in Saudi. (2026). Saudi Vision 2030 Housing Program Explained for Global Businesses. Diambil dari https://www.setupinsaudi.com/en/saudi-vision-2030-housing-program-explained-for-global-businesses.