Salah Satu Pintu Gerbang Universitas Umm Al-Qura (Sumber: SPA)
Sejarah Umm Al-Qura tidak dapat dipisahkan dari perjalanan pendidikan modern di Arab Saudi. Pada tahun 1949, atas perintah langsung Raja Abdulaziz Al Saud, berdirilah Kolej Syariah di Makkah—institusi pendidikan tinggi pertama di Kerajaan. Inilah fondasi awal yang kelak berkembang menjadi universitas besar yang kita kenal hari ini.
Pada dekade-dekade berikutnya, pendidikan di Makkah terus berkembang. Tahun 1953, berdirilah College of Teachers, disusul integrasi dan pemisahan beberapa fakultas hingga akhirnya, pada 1981, Raja Khalid bin Abdulaziz Al Saud secara resmi mendirikan Umm Al-Qura University sebagai institusi mandiri. Langkah ini menandai era baru pendidikan tinggi di kota suci.
Perkembangan Kampus: Dari Aziziyah hingga Abidiyyah
Kini, Umm Al-Qura memiliki tiga kampus utama di Makkah:
- Aziziyah
- Zahir
- Abidiyyah — dibangun pada 1986 di dekat dataran Arafat
Selain itu, universitas ini memiliki cabang di berbagai wilayah seperti al-Qunfudhah, al-Laith, Jamoum, dan Adham, menjadikannya salah satu jaringan pendidikan terbesar di wilayah barat Arab Saudi.
Ekspansi Akademik: Dari Syariah hingga Sains Modern
Sejak resmi menjadi universitas pada 1981, Umm Al-Qura memperluas cakupan akademiknya dengan mendirikan berbagai fakultas baru. Lima fakultas pertama yang dibentuk sebagai perluasan dari fakultas awal adalah:
- Fakultas Dakwah dan Teologi Islam
- Fakultas Bahasa Arab
- Fakultas Sains Terapan
- Fakultas Ilmu Sosial
- Fakultas Teknik dan Arsitektur Islam
Pada 1995, universitas menambah Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, serta mengembangkan pusat riset dan lembaga bahasa Arab untuk penutur asing.
Kini, Umm Al-Qura memiliki:
- 34 fakultas dan institut
- 10 pusat riset ilmiah
- 119 departemen
- 402 program pendidikan
- Perpustakaan King Abdullah
- 4.737 dosen (2023)
- 94.843 mahasiswa (2023)
Angka-angka ini menegaskan posisi Umm Al-Qura sebagai salah satu universitas terbesar dan paling berpengaruh di Arab Saudi.
Peran Strategis dalam Pendidikan Nasional
Dalam konteks sejarah pendidikan Saudi, Umm Al-Qura memiliki posisi istimewa. Berdirinya Kolej Syariah pada 1949 menjadi tonggak awal perkembangan universitas-universitas publik di Kerajaan. Saudipedia mencatat bahwa institusi inilah yang menjadi nukleus pendidikan tinggi Saudi, jauh sebelum universitas-universitas besar lain berdiri.
Dengan kontribusi besar dalam pendidikan agama, riset haji dan umrah, serta pengembangan ilmu modern, Umm Al-Qura menjadi pusat keilmuan yang memadukan tradisi dan inovasi.
Identitas Keilmuan: Antara Kota Suci dan Dunia Modern
Sebagai universitas yang berlokasi di Makkah al-Mukarramah, Umm Al-Qura memegang peran unik: melayani kebutuhan akademik sekaligus spiritual. Melalui Institute of Hajj and Umrah Research, universitas ini berkontribusi besar dalam pengembangan layanan jemaah dari seluruh dunia.
Di sisi lain, universitas ini juga terus meraih prestasi global dalam:
- inovasi teknologi,
- riset ilmiah,
- pendidikan digital,
- dan pengembangan kecerdasan buatan.
Perpaduan antara nilai-nilai Islam, lokasi yang penuh keberkahan, dan visi modern menjadikan Umm Al-Qura sebagai institusi yang berbeda dari universitas mana pun di dunia.
Baca juga: Profil King Saud University, Universitas Pertama di Arab Saudi – Pendidikan & Karir – KabarSaudi.com
Referensi:
- Saudipedia. (2023). Timeline of the Establishment of Saudi Public Colleges and Universities. Diambil dari https://saudipedia.com/en/timeline-of-the-establishment-of-saudi-public-colleges-and-universities. Â
- Umm Al-Qura University. (2026). Overview. Diambil dari https://uqu.edu.sa/en/main/AboutUs.
- Saudipedia. (2020). Umm al-Qura University. Diambil dari https://saudipedia.com/en/umm-al-qura-university.
- Wahid, R.A. (2022).  Jami’ah Umm Al-Qurra’. Diambil dari https://ensiklopediaislam.id/jamiah-umm-al-qurra.