Platform Study in Saudi (Sumber: studyinsaudi.sa)
Kabar baik bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di Arab Saudi. Platform resmi Study in Saudi akan kembali membuka periode pendaftaran pada 16 September hingga 6 Oktober 2026.
Informasi terbaru pada portal resmi Study in Saudi mencantumkan bahwa periode tersebut berlaku bagi mahasiswa internasional dan resident students. Artinya, calon mahasiswa yang memenuhi ketentuan dapat kembali memanfaatkan platform terpadu tersebut untuk mencari program pendidikan dan mengajukan permohonan ke institusi pendidikan di Arab Saudi.
Bagi pemburu beasiswa Arab Saudi, periode ini penting untuk diperhatikan sejak sekarang. Sebab, persiapan dokumen dan pemilihan program studi sebaiknya dilakukan jauh sebelum sistem pendaftaran dibuka.
Karena kebijakan teknis dapat berubah, calon pendaftar tetap perlu mengikuti instruksi terbaru yang muncul di akun dan portal resmi Study in Saudi.
Study in Saudi Menjadi Portal Terpadu Pendidikan Arab Saudi
Study in Saudi merupakan platform digital yang menyatukan proses pencarian program dan pengajuan studi ke berbagai institusi pendidikan Arab Saudi. Portal ini ditujukan bagi mahasiswa, peneliti, serta peserta program pendidikan dan pelatihan dari berbagai negara.
Platform tersebut menawarkan akses ke berbagai program akademik. Pilihannya mencakup jenjang diploma, sarjana, magister, doktoral, serta sejumlah program lainnya. Daftar program juga dapat difilter berdasarkan institusi, kota, jenjang, bahasa pengantar, dan jenis pendanaan.
Keberadaan portal terpadu ini membuat calon mahasiswa tidak perlu memulai pencarian dari banyak jalur yang berbeda. Informasi program, institusi, dan pilihan pendanaan dapat ditelusuri melalui satu platform.
Saat ini, Study in Saudi juga menampilkan tiga kategori utama pembiayaan pendidikan, yaitu full scholarships, partial scholarships, dan paid study programs. Pada beasiswa penuh, biaya yang ditanggung sponsor mencakup seluruh biaya beasiswa sesuai ketentuan program. Sementara itu, beasiswa parsial hanya menanggung sebagian biaya, sedangkan program mandiri mengharuskan mahasiswa membiayai studinya sendiri.
Persyaratan Perlu Dipersiapkan Seperti Periode Sebelumnya
Karena pembukaan pendaftaran baru dimulai pada September, calon mahasiswa sebaiknya tidak menunggu sampai hari pertama pendaftaran untuk mulai mengurus dokumen.
Sebagai persiapan awal, dokumen seperti paspor, ijazah, transkrip nilai, pasfoto, dan dokumen akademik lainnya sebaiknya sudah disiapkan dalam bentuk digital yang jelas. Pada periode sebelumnya, beberapa program juga dapat meminta dokumen tambahan sesuai jenjang dan persyaratan universitas.
Untuk calon mahasiswa pascasarjana, persiapan akademik perlu dilakukan lebih serius. Dokumen seperti sertifikat kemampuan bahasa, curriculum vitae, surat rekomendasi, statement of purpose, atau dokumen penelitian dapat diperlukan tergantung program yang dipilih.
Ketentuan final untuk periode September 2026 tetap harus mengikuti persyaratan yang ditampilkan di portal ketika pendaftaran dibuka. Dengan demikian, informasi dari periode sebelumnya sebaiknya digunakan sebagai persiapan awal, bukan dianggap sebagai daftar persyaratan final.
Portal resmi Study in Saudi juga menyebutkan bahwa pemohon harus memperoleh penerimaan dari institusi pendidikan yang berlisensi dan terakreditasi. Untuk proses studi, sejumlah dokumen seperti paspor yang masih berlaku dan dokumen pendukung lainnya juga menjadi bagian dari persyaratan.
Jangan Terburu-buru Memilih Program Studi
Salah satu kesalahan yang sering terjadi dalam pendaftaran beasiswa adalah terlalu fokus pada nama universitas tanpa memperhatikan program studi.
Melalui Study in Saudi, calon mahasiswa dapat menelusuri program berdasarkan jenjang dan bidang akademik. Karena itu, sebelum pendaftaran dibuka, calon pendaftar sebaiknya sudah menentukan bidang yang ingin ditekuni.
Pilihan program di portal sangat beragam. Selain bidang keislaman dan bahasa Arab, tersedia pula program di bidang sains, teknologi, teknik, kesehatan, bisnis, pendidikan, hukum, dan berbagai disiplin lainnya. Daftar program dapat terus diperbarui oleh institusi pendidikan.
Bagi calon mahasiswa Indonesia, tahap ini sangat penting. Pilihan program sebaiknya disesuaikan dengan latar belakang pendidikan, kemampuan bahasa, jenjang yang dituju, serta tujuan akademik jangka panjang.
Mengenal Educational Visa untuk Mahasiswa Internasional
Selain persoalan penerimaan dan beasiswa, calon mahasiswa internasional juga perlu memahami aspek visa.
Study in Saudi menjelaskan bahwa Arab Saudi menyediakan jalur educational visa bagi mahasiswa internasional dan peneliti yang ingin menempuh studi atau melakukan penelitian di institusi pendidikan Arab Saudi.
Secara umum, terdapat dua kategori visa pendidikan, yaitu visa jangka pendek dan visa jangka panjang.
Visa jangka pendek ditujukan untuk kegiatan seperti studi, pelatihan, atau program pendidikan yang berlangsung tidak lebih dari enam bulan. Visa tersebut dapat diperpanjang hingga enam bulan tambahan sesuai ketentuan.
Sementara itu, visa pendidikan jangka panjang lebih relevan bagi penerima beasiswa atau mahasiswa yang akan menempuh pendidikan dalam waktu lebih dari satu tahun. Jalur ini sesuai untuk program akademik seperti sarjana, magister, dan doktoral. Masa berlaku visa tersebut adalah satu tahun dan dapat diperpanjang setiap tahun.
Untuk visa jangka panjang, persyaratan yang tercantum antara lain usia minimal 16 tahun, paspor dengan masa berlaku sekurang-kurangnya enam bulan sejak tanggal masuk, surat penerimaan dari institusi pendidikan yang berlisensi dan terakreditasi, serta bukti kemampuan finansial atau jaminan finansial.
Selain itu, terdapat persyaratan tambahan berupa laporan medis yang menyatakan bebas dari penyakit menular, asuransi kesehatan bagi pemegang visa dan tanggungan, serta bukti kemampuan bahasa pengantar. Persyaratan kemampuan bahasa tersebut dikecualikan bagi pemohon yang ingin belajar bahasa Arab.
Dengan demikian, memperoleh beasiswa dan mendapatkan admission merupakan bagian penting dari proses, tetapi calon mahasiswa internasional juga perlu mempersiapkan proses visa setelah mendapatkan penerimaan.
Apa yang Sebaiknya Dilakukan Sebelum 16 September?
Waktu sebelum pendaftaran dibuka sebaiknya dimanfaatkan untuk melakukan persiapan, bukan menunggu portal aktif.
Calon pendaftar dapat mulai memastikan paspor masih berlaku, mengumpulkan ijazah dan transkrip, menyiapkan terjemahan dokumen bila diperlukan, serta menyiapkan dokumen pendukung lainnya.
Selain itu, tentukan terlebih dahulu jenjang pendidikan dan bidang studi yang diinginkan. Setelah itu, lakukan riset terhadap universitas dan program yang tersedia di Study in Saudi.
Yang tidak kalah penting adalah memeriksa kemampuan bahasa. Program berbahasa Arab dan program berbahasa Inggris tentu dapat memiliki tuntutan yang berbeda. Untuk pascasarjana, kesiapan akademik dan bahasa juga perlu mendapat perhatian lebih.
Dengan persiapan tersebut, proses pendaftaran akan lebih mudah ketika sistem mulai menerima aplikasi pada 16 September 2026.
Catat Tanggalnya: 16 September–6 Oktober 2026
Pembukaan periode pendaftaran Study in Saudi pada September menjadi kesempatan penting bagi calon mahasiswa yang sebelumnya belum sempat mengajukan aplikasi atau melewatkan periode pendaftaran sebelumnya.
16 September 2026 menjadi tanggal mulai pendaftaran, sedangkan 6 Oktober 2026 merupakan batas akhir yang tercantum pada portal resmi.
Namun, calon pendaftar sebaiknya tidak menunggu sampai mendekati batas akhir. Persiapkan dokumen dari sekarang dan pantau informasi resmi karena persyaratan program dapat berbeda antaruniversitas.
Yang terpenting, pahami bahwa informasi persyaratan dari periode sebelumnya dapat digunakan sebagai acuan persiapan, tetapi bukan pengganti ketentuan resmi untuk periode September–Oktober 2026.
Bagi yang sudah pernah mengajukan aplikasi sebelumnya, jangan langsung membuat aplikasi baru hanya karena melihat pembukaan periode ini. Periksa terlebih dahulu status aplikasi dan instruksi pada akun Study in Saudi.
Pada akhirnya, peluang beasiswa Arab Saudi 2026 bukan hanya soal cepat mendaftar. Persiapan dokumen, ketepatan memilih program, pemahaman jenis pendanaan, serta kesiapan memenuhi persyaratan visa akan sangat menentukan kelancaran proses.
Karena itu, mulai persiapkan semuanya dari sekarang dan pastikan informasi yang digunakan berasal dari sumber resmi Study in Saudi.
Referensi:
- Study in Saudi. (2026). Your Journey with World-Class Opportunities Starts Here. Diambil dari https://studyinsaudi.sa/en.
- KabarSaudi. (2026). Study in Saudi Dibuka: Panduan Lengkap Pendaftaran Beasiswa Arab Saudi 2026, Syarat, Dokumen, dan Batas Waktu Penting. Diambil dari https://kabarsaudi.com/study-in-saudi-beasiswa-arab-saudi-2026/.
- PPMI Saudi. (2026). PEMBUKAAN PENDAFTARAN KULIAH DI ARAB SAUDI TELAH DIBUKA KEMBALI! Diambil dari https://www.instagram.com/p/DcPkUTVPcM0/.
- MoE. (2026). Study Visa & Pathways. Diambil dari https://studyinsaudi.sa/en/VisaOptions.
2 thoughts on “Study in Saudi Buka Pendaftaran 16 September–6 Oktober 2026, Kesempatan Beasiswa Arab Saudi Kembali Terbuka”