header, Platform Study in Saudi
Platform Study in Saudi kembali menjadi sorotan calon mahasiswa internasional, khususnya dari Indonesia, karena menjadi gerbang resmi untuk mendaftar ke berbagai universitas negeri di Arab Saudi. Sistem ini dirancang sebagai portal terpadu yang memudahkan pendaftar memilih program studi, melengkapi berkas, hingga memantau status permohonan secara langsung dari satu platform terpusat.
Bagi pemburu beasiswa Timur Tengah, kehadiran Study in Saudi dianggap sebagai terobosan penting karena proses pendaftaran kini lebih rapi, transparan, dan tidak lagi bergantung pada jalur tidak resmi. Panduan pendaftaran juga menegaskan bahwa platform ini tidak memungut biaya pendaftaran dan tidak memiliki perwakilan cabang di negara mana pun.
Portal Terpadu untuk Calon Mahasiswa Internasional
Study in Saudi dikembangkan untuk menyatukan proses pendaftaran mahasiswa internasional ke universitas-universitas Saudi dalam satu sistem digital. Melalui portal ini, calon mahasiswa bisa membuat akun, mengisi profil pribadi, mengunggah dokumen, memilih universitas dan program studi, lalu menunggu hasil seleksi dari kampus tujuan.
Sistem ini tidak hanya memudahkan pencarian program, tetapi juga membantu pendaftar memahami detail universitas yang dituju. Informasi yang tersedia mencakup profil kampus, lokasi geografis, peringkat internasional, hingga daftar program akademik yang ditawarkan. Dengan begitu, calon mahasiswa dapat menyesuaikan pilihan studi berdasarkan minat, jalur pendidikan, dan ketersediaan program.
Periode Pendaftaran yang Perlu Dicatat
Periode pendaftaran dimulai 19 April hingga 21 Mei 2026. Hingga tanggal tersebut, pendaftar masih dapat mengubah urutan pilihan jurusan dan universitas. Setelah lewat dari batas waktu itu, sistem akan mengunci pilihan secara otomatis dan permohonan mulai diproses oleh masing-masing kampus tujuan.
Dokumen panduan juga menyebutkan bahwa pendaftaran Study in Saudi umumnya dibuka satu kali dalam setahun, mengikuti kalender akademik dan kebijakan universitas di Arab Saudi. Pada periode sebelumnya, contoh batas akhir pendaftaran yang tercantum adalah 14 Juni 2025 untuk jenjang S1. Karena itu, calon pendaftar disarankan memantau pengumuman resmi sejak awal agar tidak melewatkan jadwal penting.
Syarat Umum Pendaftaran Beasiswa
Bagi calon pendaftar jenjang S1, batas usia yang disebutkan dalam panduan adalah 17 hingga 25 tahun. Untuk jenjang S2, batas usia maksimal 30 tahun, sedangkan S3 maksimal 35 tahun. Selain itu, pendaftar harus dalam kondisi sehat jasmani dan rohani, belum pernah menerima beasiswa pada jenjang yang sama di Arab Saudi, dan tidak pernah dikeluarkan dari lembaga pendidikan di negara tersebut.
Pendaftar pascasarjana juga wajib memenuhi syarat linearitas bidang studi dan kemampuan bahasa sesuai rumpun keilmuannya. Untuk ilmu sosial dan keislaman, penguasaan bahasa Arab menjadi sangat penting, sedangkan bidang ilmu terapan umumnya membutuhkan kemampuan bahasa Inggris yang memadai. Dalam beberapa kasus, universitas juga dapat meminta dokumen pendukung tambahan seperti skor tes bahasa, surat rekomendasi, atau proposal penelitian.
Dokumen yang Wajib Disiapkan
Persiapan dokumen menjadi bagian krusial dalam proses pendaftaran. Berdasarkan panduan, dokumen wajib yang harus diunggah mencakup ijazah, transkrip nilai, pas foto 4×6, dan paspor. Semua dokumen tersebut harus dipindai dengan jelas dan umumnya diunggah dalam format JPG, PNG, atau PDF dengan ukuran maksimal 10 MB per file.
Jika dokumen belum berbahasa Arab, terjemahan Arab tersumpah menjadi salah satu syarat penting, terutama untuk ijazah, transkrip nilai, surat rekomendasi, dan surat kesehatan. Dokumen pendukung lain yang juga sering diminta antara lain curriculum vitae, surat keterangan sehat, SKCK, surat rekomendasi, statement of purpose, sertifikat bahasa, dan dokumen tambahan sesuai kebutuhan universitas.
Cara Mendaftar di Study in Saudi
Tahapan awal dimulai dengan pembuatan akun baru di portal Study in Saudi. Setelah akun aktif, pendaftar perlu melengkapi profil pribadi hingga 100 persen sebelum dapat melanjutkan ke tahap pengajuan program. Informasi yang harus diisi meliputi identitas dasar, alamat, kontak, riwayat pendidikan, kemampuan bahasa, serta data tambahan seperti alasan studi dan rekomendasi.
Setelah profil selesai, pendaftar dapat menelusuri universitas dan program studi yang tersedia. Platform menyediakan fitur pencarian dan filter untuk memudahkan pemilihan jurusan berdasarkan fakultas, jenjang, bahasa pengantar, dan kategori lainnya. Pendaftar juga dapat menambahkan program ke daftar keinginan atau wishlist sebelum menentukan prioritas akhir.
Pada tahap ini, pilihan program harus dilakukan dengan cermat karena urutan preferensi akan menentukan proses seleksi berikutnya. Sesuai panduan, pendaftar dapat memilih hingga 25 program, tetapi tetap harus menyesuaikan dengan aturan dan ketentuan masing-masing kampus. Setelah masa preferensi ditutup, aplikasi akan diproses oleh universitas tujuan secara serentak.
Status Permohonan dan Proses Seleksi
Setelah pengajuan ditutup, pendaftar dapat memantau status permohonan melalui halaman khusus pada portal Study in Saudi. Sistem ini menampilkan informasi seperti nomor permohonan, nama universitas, program studi, status aplikasi, dan tanggal pengajuan. Status yang mungkin muncul antara lain sedang ditinjau, ditolak, atau diterima oleh institusi pendidikan.
Panduan juga menjelaskan bahwa status awal tidak selalu berarti keputusan final. Dalam beberapa kasus, proses masih berlanjut hingga tahap keputusan resmi yang lebih tinggi, termasuk penerbitan visa pelajar dan konfirmasi akhir dari pihak terkait. Karena itu, pendaftar perlu rutin memantau email dan akun portal untuk mengetahui perkembangan terbaru.
Fokus Madinah: UIM dan Taibah Jadi Daya Tarik
Salah satu daya tarik besar dari Study in Saudi adalah kesempatan mendaftar ke kampus-kampus ternama di Madinah, seperti Universitas Islam Madinah dan Universitas Taibah. Universitas Islam Madinah menawarkan program komprehensif di bidang ilmu keislaman, sains, teknologi, hingga bisnis, serta menyediakan kelas persiapan bahasa Arab bagi mahasiswa baru.
Sementara itu, Universitas Taibah membuka berbagai program untuk mahasiswa internasional, termasuk jalur IPA dan IPS, dengan pilihan studi di fakultas teknik, sains, humaniora, hukum, dan administrasi bisnis. Kedua kampus ini menjadi magnet bagi calon mahasiswa karena reputasi akademik yang kuat dan lokasi strategis di Madinah, kota yang memiliki nilai spiritual tinggi bagi umat Islam.
Pendaftaran Putri dan Informasi Penting Lainnya
Panduan yang dibagikan juga menegaskan bahwa pendaftar putri kini dapat mengajukan beasiswa tanpa harus menyertakan bukti mahram, sesuai kebijakan yang telah dikonfirmasi sejak peluncuran portal Study in Saudi. Ini menjadi kabar penting bagi banyak calon mahasiswi yang ingin melanjutkan studi di Arab Saudi.
Selain itu, beberapa universitas menyediakan kelas persiapan bahasa Arab untuk jenjang S1, tetapi tidak semuanya menerapkan kebijakan yang sama. Untuk jenjang S2 dan S3, pendaftar diwajibkan sudah siap dari sisi akademik dan bahasa karena umumnya tidak tersedia program persiapan bahasa pada level tersebut. Karena itu, calon mahasiswa disarankan mempersiapkan kemampuan bahasa sejak awal.
Baca juga: Study in Saudi: Platform Era Baru Pendaftaran Beasiswa Saudi Melalui Platform Terpadu
Referensi:
- Study in Saudi. (2026). https://studyinsaudi.sa/en.
- PPMI Madinah. (2026). Guidebook Panduan pendaftaran Platform Belajar di Arab Saudi 2026.