Ilustrasi Unta Arab Saudi (Sumber: Pexels)
Arab Saudi resmi meluncurkan paspor unta, sebuah sistem identifikasi digital dan fisik yang dirancang untuk menata ulang sektor unta nasional. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi besar dalam kerangka Saudi Vision 2030, yang menempatkan efisiensi, transparansi, dan keberlanjutan sebagai pilar utama pengembangan sektor peternakan.
Mengapa Arab Saudi Menerbitkan Paspor Unta?
Peluncuran paspor unta dilakukan oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian, Eng. Mansour Almushaiti. Pemerintah menegaskan bahwa proyek ini bertujuan:
- Mengatur sektor unta secara lebih profesional
- Meningkatkan efisiensi layanan kesehatan hewan
- Memperkuat kepercayaan pasar domestik dan internasional
- Menyediakan basis data nasional yang akurat untuk perencanaan peternakan
Dengan populasi unta yang mencapai lebih dari 2,2 juta ekor, Arab Saudi termasuk negara dengan jumlah unta terbesar di dunia. Sekitar 80 ribu pemilik unta diperkirakan terlibat dalam industri ini, sehingga kebutuhan akan sistem identifikasi resmi menjadi semakin mendesak.
Apa Saja Isi Paspor Unta?
Paspor unta berfungsi sebagai dokumen identifikasi resmi yang menghubungkan setiap hewan dengan data kesehatan dan regulasi yang terverifikasi. Dokumen ini mencakup:
- Nomor mikrochip
- Nomor paspor
- Nama unta
- Tanggal lahir
- Ras, jenis kelamin, dan warna
- Tempat lahir dan otoritas penerbit
- Foto sisi kanan dan kiri hewan
- Catatan vaksinasi lengkap yang ditandatangani dokter hewan
Dengan format ini, setiap unta memiliki “identitas tunggal” yang tidak bisa dipalsukan, sekaligus memudahkan pemantauan kesehatan dan pencegahan penyakit menular.
Dampak Paspor Unta terhadap Perdagangan dan Kepemilikan
Salah satu tujuan utama paspor unta adalah menertibkan transaksi jual beli dan logistik. Dokumen resmi ini:
- Mempermudah pembuktian kepemilikan
- Mengurangi sengketa dalam transaksi
- Meningkatkan transparansi pasar
- Memastikan setiap perpindahan unta tercatat secara legal
Bagi pemilik, paspor ini menjadi perlindungan hukum sekaligus alat untuk meningkatkan nilai jual hewan, terutama dalam kompetisi, festival, atau perdagangan lintas wilayah.
Mendukung Pengembangan Genetik dan Produksi Nasional
MEWA menegaskan bahwa paspor unta juga berperan strategis dalam:
- Menyusun database nasional berdasarkan usia, jenis kelamin, ras, dan warna
- Meningkatkan efisiensi produksi dan pembiakan
- Mendukung analisis genetik untuk memperkuat kualitas ras lokal
- Mempermudah perencanaan distribusi sumber daya peternakan di seluruh wilayah Arab Saudi
Dengan data terpusat, pemerintah dapat merancang kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan daya saing industri unta Saudi.
Bagian dari Transformasi Regulasi yang Lebih Luas
Peluncuran paspor unta bukan satu-satunya kebijakan baru. Pemerintah Saudi juga memperbarui sejumlah aturan terkait dokumen resmi, termasuk penyesuaian masa berlaku visa umrah. Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen Kerajaan untuk menyederhanakan proses administrasi dan meningkatkan kualitas layanan publik.
Baca juga: Mengenal Satwa Liar Arab Saudi: Dari Unta Hingga Macan Tutul Arab
Referensi:
- MEWA. (2026). Vice Minister of MEWA launches Camel Passport. Diambil dari https://www.mewa.gov.sa/en/MediaCenter/News/Pages/News14162020.aspx.
- Saudi Gazette. (2026). Saudi Arabia launches camel passport to regulate and digitize camel sector. Diambil dari https://saudigazette.com.sa/article/658670/saudi-arabia/saudi-arabia-launches-camel-passport-to-regulate-camel-sector.
- Riani, A. (2026). Unta di Arab Saudi Kini Punya Paspor, Buat Apa?. Diambil dari https://www.liputan6.com/lifestyle/read/6274055/unta-di-arab-saudi-kini-punya-paspor-buat-apa.