Perusahaan kendaraan listrik pertama Arab Saudi, CEER, terus memperkuat komitmennya dalam membangun industri otomotif nasional berbasis energi bersih. Pada tahun 2026, CEER menandatangani sejumlah kesepakatan strategis senilai SAR 3,7 miliar atau sekitar USD 986,6 juta untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Kerajaan Arab Saudi.
Langkah ini sejalan dengan strategi perusahaan dalam melokalisasi hingga 45% bahan dan komponen kendaraan pada tahun 2034, sebagai bagian dari implementasi Saudi Vision 2030.
Kesepakatan Bersejarah CEER
Pada ajang PIF Private Sector Forum 2026 di Riyadh, CEER mengumumkan penandatanganan 16 perjanjian baru dengan nilai total SAR 3,7 miliar. Informasi ini dilaporkan oleh Saudi Press Agency.
Kesepakatan tersebut melengkapi kontrak senilai SAR 5,5 miliar yang telah ditandatangani pada forum tahun sebelumnya. Pencapaian ini menandai transisi CEER dari tahap perencanaan menuju tahap implementasi aktif dalam pengembangan industri kendaraan listrik nasional.
Melalui kerja sama ini, CEER memperkuat rantai nilai industri dalam negeri serta meningkatkan kesiapan Arab Saudi dalam memproduksi kendaraan listrik berteknologi tinggi.
CEER dan Dukungan terhadap Vision 2030
Didirikan pada tahun 2022, CEER merupakan perusahaan patungan antara Public Investment Fund (PIF) dan Foxconn. Perusahaan ini menjadi merek otomotif nasional pertama Arab Saudi yang fokus pada desain, produksi, dan penjualan kendaraan listrik.
CEER mengembangkan berbagai model sedan dan SUV yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar Timur Tengah.
Sebagai bagian dari Saudi Vision 2030, CEER menargetkan untuk:
- Menarik investasi asing langsung sebesar SAR 562 juta
- Menciptakan sekitar 30.000 lapangan kerja
- Berkontribusi SAR 30 miliar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada 2034
Dengan target tersebut, CEER diharapkan menjadi motor penggerak utama transformasi industri otomotif nasional.
Mendorong Lokalisasi Industri Kendaraan Listrik
Dalam forum PIF, CEO CEER, James DeLuca, menyatakan bahwa kesepakatan ini merupakan pilar utama strategi lokalisasi perusahaan.
Ia menjelaskan bahwa CEER menargetkan pengadaan 45% bahan dan komponen kendaraan dari perusahaan lokal Arab Saudi pada tahun 2034.
“Strategi kami tidak hanya sebatas perakitan. Kami memanfaatkan bahan baku lokal dan memberdayakan perusahaan Saudi agar mampu menjadi pemasok global,” ujar DeLuca.
Pendekatan ini dinilai berkontribusi langsung terhadap misi Vision 2030 dalam mendiversifikasi industri otomotif dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Peluncuran Model Baru pada 2026
DeLuca juga mengungkapkan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting bagi CEER. Perusahaan berencana meluncurkan model unggulan pertamanya yang mengusung desain futuristik, teknologi mutakhir, dan performa tinggi.
“2026 adalah tahun CEER. Kami akan memperkenalkan model flagship dengan desain visioner dan teknologi terobosan yang dibangun khusus untuk kawasan ini,” katanya.
Peluncuran ini menandai dimulainya era baru industri kendaraan listrik di Arab Saudi.
Membangun Ekosistem Otomotif Terpadu
Kesepakatan baru ini mendukung upaya Arab Saudi dalam membangun ekosistem otomotif yang komprehensif melalui:
- Pemanfaatan sumber daya lokal
- Transfer teknologi canggih
- Penarikan investasi asing
- Lokalisasi komponen skala besar
Selain itu, kerja sama ini juga berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon serta penciptaan lapangan kerja bernilai tinggi bagi warga negara Saudi.
Penguatan Rantai Pasok dan Kerja Sama Industri
Sebagai bagian dari strategi lokalisasi, CEER meningkatkan nota kesepahaman (MoU) tahun sebelumnya menjadi kontrak komersial langsung dengan berbagai mitra lokal dan internasional.
Kesepakatan tersebut mencakup pengadaan:
- Cairan pembersih kaca dan pendingin EV
- Peralatan forklift
- Cairan rem
- Modul depan kendaraan
- Resin polipropilena dan senyawa polimer
- Perekat struktural dan komponen kimia
- Infrastruktur bengkel bodi kendaraan
Kerja sama ini memperkuat kapasitas produksi dalam negeri sekaligus meningkatkan daya saing industri otomotif nasional.
Penguatan Rantai Nilai Lokal
Untuk memperkuat ekosistem domestik, CEER juga menandatangani MoU baru terkait produksi:
- Expanded Polypropylene (EPP)
- Sistem HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning)
- Regulator jendela dan engsel pintu
Kemitraan strategis ini mencakup produksi komponen penting, mulai dari bahan kimia berteknologi tinggi hingga peralatan bodi kendaraan berat. Langkah ini membangun rantai pasok yang kuat dan andal bagi tujuh model kendaraan CEER yang direncanakan rilis dalam lima tahun ke depan.
Menuju Industri Otomotif Berkelanjutan
Melalui berbagai kesepakatan strategis ini, CEER tidak hanya mempercepat pengembangan kendaraan listrik, tetapi juga membangun fondasi industri berteknologi tinggi yang berkelanjutan di Arab Saudi.
Dengan dukungan pemerintah, investasi swasta, serta kolaborasi global, CEER diproyeksikan menjadi salah satu pemain utama dalam industri kendaraan listrik regional dan global. Keberhasilan ini memperkuat posisi Arab Saudi sebagai pusat manufaktur otomotif modern di Timur Tengah sekaligus mendukung transisi menuju ekonomi hijau.
Referensi
Sayed, A. (2026). Driving localization: CEER signs SAR 3.7bn in deals to build Saudi EV ecosystem. Leaders.
https://www.leaders-mena.com/?p=101702