Pameran Saudi Falcons 2026 resmi berakhir di Malham, wilayah utara Riyadh, Arab Saudi. Selama 10 hari penyelenggaraan, acara ini menarik lebih dari 764.000 pengunjung. Pameran tersebut memperkuat posisi Malham sebagai pusat internasional falconry, yaitu tradisi pemeliharaan dan perburuan menggunakan burung pemangsa, khususnya elang.
Diselenggarakan oleh National Center for Falcons, pameran ini menggabungkan warisan budaya, perdagangan internasional, edukasi, dan perkembangan industri modern. Kehadiran peserta dari berbagai negara juga memperlihatkan upaya Arab Saudi dalam memperluas pengaruh tradisi falconry di tingkat global.
Pameran Saudi Falcons 2026 Hadirkan Peserta dari 47 Negara
Pameran Internasional Saudi Falcons dan Perburuan 2026 menghadirkan lebih dari 1.446 peserta pameran dan merek dari 47 negara. Selain itu, sebanyak 44 lembaga pemerintah turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Partisipasi internasional ini menjadikan pameran Saudi Falcons sebagai wadah pertemuan bagi para pemburu elang, peternak, penggemar falconry, pelaku usaha, dan masyarakat umum.
Pengunjung juga dapat mengenal sejarah serta nilai budaya yang melekat pada tradisi falconry. Berbagai kegiatan edukasi dan pengalaman luar ruang melengkapi pameran sehingga acara ini tidak hanya berfokus pada perdagangan.
Rangkaian kegiatan turut menghadirkan pertunjukan budaya tradisional dan militer. Pengunjung juga dapat menjelajahi area kerajinan tangan, seni tradisional, serta mengikuti diskusi mengenai sejarah, puisi, dan warisan budaya.
Selain itu, penyelenggara menyediakan lokakarya tentang teknik pengawetan satwa atau taxidermy, kerajinan tradisional, dan aktivitas petualangan. Tersedia pula kegiatan edukasi mengenai persiapan kendaraan serta aspek keselamatan untuk aktivitas berburu.
Pameran Senjata dan Perlengkapan Berburu Tarik Perhatian
Salah satu bagian yang menonjol dalam pameran Saudi Falcons 2026 adalah area khusus senjata dan perlengkapan berburu. Menurut laporan yang menjadi referensi artikel ini, area tersebut merupakan pameran dengan konsep baru di Arab Saudi.
Area komersial ini menampilkan lebih dari 5.000 produk dari 181 merek internasional. Produk yang dipamerkan mencakup senjata berburu, senapan angin, amunisi, dan berbagai aksesori pendukung.
Pameran juga menampilkan perlengkapan keselamatan, sistem penyimpanan, perangkat pemeliharaan, serta alat pelatihan. Kehadiran berbagai produk tersebut menunjukkan bahwa industri berburu dan falconry memiliki ekosistem bisnis yang luas.
Dengan mempertemukan produsen, distributor, dan konsumen, acara ini membuka ruang interaksi bagi pelaku industri lokal maupun internasional. Pameran tersebut sekaligus memperlihatkan hubungan antara pelestarian tradisi dan perkembangan perdagangan modern.
Arab Saudi Perkuat Posisi sebagai Pusat Falconry Dunia
National Center for Falcons terus mengembangkan berbagai kegiatan untuk memperkuat posisi Arab Saudi sebagai pusat falconry internasional. Salah satu upaya tersebut adalah penyelenggaraan International Falcon Breeders Auction di Malham, Riyadh bagian utara.
Pada 5–25 Agustus 2026, lembaga tersebut menyelenggarakan lelang peternak elang internasional yang mempertemukan peternak dan penggemar falconry dari berbagai negara.
Kegiatan ini bertujuan membangun platform perdagangan internasional bagi elang hasil penangkaran berkualitas tinggi. Lelang tersebut juga melengkapi pameran Saudi Falcons dengan memperluas peluang kerja sama antara peternak, perusahaan, dan komunitas falconry.
Berbagai paviliun khusus turut menampilkan peternakan elang lokal dan internasional serta perusahaan penyedia perlengkapan. Salah satu bagian yang menarik adalah paviliun “Falconer of the Future”, yang memperkenalkan perkembangan dan inovasi dalam industri falconry.
Melalui kegiatan tersebut, Arab Saudi berupaya menghubungkan warisan budaya dengan peluang bisnis dan inovasi. Pendekatan ini juga memberikan ruang bagi pelaku industri untuk memperluas jaringan serta memperkenalkan produk dan layanan mereka ke pasar internasional.
Persiapan Pameran Saudi Falcons 2027 Dimulai
Setelah penyelenggaraan edisi 2026 berakhir, National Center for Falcons mulai mempersiapkan pameran tahun 2027.
Pengembangan berikutnya diarahkan pada peningkatan kualitas acara, perluasan fasilitas, dan penyempurnaan pengalaman bagi pengunjung serta peserta pameran. Persiapan ini mencerminkan upaya penyelenggara untuk mempertahankan daya tarik acara dan memperkuat partisipasi internasional.
Dengan jumlah pengunjung yang besar dan keterlibatan peserta dari puluhan negara, pameran Saudi Falcons berpotensi terus menjadi salah satu agenda penting bagi komunitas falconry dunia.
Malham, Simbol Perkembangan Falconry Modern
Pameran Saudi Falcons 2026 menunjukkan bagaimana tradisi falconry dapat berkembang menjadi ajang internasional yang menggabungkan budaya, edukasi, dan perdagangan. Malham menjadi lokasi pertemuan berbagai komunitas dan pelaku industri yang memiliki ketertarikan terhadap tradisi tersebut.
Keberhasilan acara ini tidak hanya terlihat dari jumlah pengunjung, tetapi juga dari beragamnya peserta dan kegiatan yang diselenggarakan. Melalui pameran, lelang, dan program edukasi, Arab Saudi terus memperluas perannya dalam perkembangan falconry global.
Persiapan edisi 2027 pun menjadi langkah berikutnya untuk mengembangkan acara ini sebagai wadah pelestarian warisan budaya sekaligus pertumbuhan industri falconry internasional.
Referensi
Elsheikh, E. (2026). Saudi Falcons Exhibition ends after turning Malham into a global falconry hub. Leaders. Diakses pada 12 Oktober 2026, dari https://www.leaders-mena.com/?p=112800