RIYADH — Komisi Warisan Sejarah Saudi resmi mengumumkan penyelesaian pengkodean terhadap 4.000 situs warisan arsitektur pada Senin (30/03/2026). Proses pengkodean ini merupakan tahap akhir dalam rangkaian pendaftaran resmi suatu situs warisan arsitektur.
Setiap situs kini dilengkapi dengan plakat khusus yang memuat kode QR sebagai identitas resmi. Kode QR tersebut berfungsi untuk menghubungkan data fisik lokasi langsung ke dalam daftar warisan arsitektur nasional. Inisiatif ini mempermudah identifikasi serta akses informasi digital bagi setiap bangunan bersejarah yang telah terdaftar.
Memperkuat Perlindungan dan Menjamin Keberlanjutan Aset Bersejarah
Komisi Warisan Sejarah Saudi mengklarifikasi bahwa langkah ini bertujuan untuk mendokumentasikan situs warisan melalui pendaftaran resmi. Proses ini mencakup klasifikasi setiap bangunan ke dalam daftar situs nasional agar terdata secara sistematis.
Selain pendokumentasian, inisiatif ini dilakukan untuk meningkatkan standar perlindungan terhadap aset-aset bersejarah tersebut. Upaya ini menjamin keberlanjutan situs-situs tersebut melalui sistem arkeologi dan kerangka kerja warisan arsitektur yang terpadu.
Baca juga: Buka Forum Umrah dan Ziarah Ke-3, Gubernur Madinah Tegaskan Komitmen Layani Tamu Allah
Sumber: Saudi Gazette. (2026, 31 Maret). Heritage Commission completes coding of 4,000 architectural heritage sites. Diakses dari https://saudigazette.com.sa/article/660133/saudi-arabia/heritage-commission-completes-coding-of-4000-architectural-heritage-sites