Otoritas Umum untuk Perawatan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menyediakan fasilitas layanan pendukung di Masjidil Haram. Layanan ini secara khusus ditujukan bagi lansia dan penyandang disabilitas. Lokasi-lokasi di dalam Masjidil Haram telah dilengkapi sesuai kebutuhan kelompok tersebut.
Tujuan utama dari penyediaan fasilitas ini adalah untuk memfasilitasi pelaksanaan ibadah lansia dan penyandang disabilitas. Hal ini dikarenakan Masjidil Haram adalah kiblat umat Islam sedunia dan menarik pengunjung beragam, Otoritas berupaya memenuhi kebutuhan semua jemaah. Semua upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa ibadah mereka dapat berjalan dengan mudah dan nyaman.
Area Salat Khusus
Disediakan area salat khusus bagi penyandang disabilitas dilengkapi dengan peralatan pendukung untuk memudahkan ibadah. Tempat khusus ini terletak di dekat pintu masuk utama agar mudah diakses dan dibersihkan serta disanitasi secara berkala sebelum dan sesudah salat.
Area Sholat Khusus Pria:
- King Fahd Expansion – Lantai satu, di seberang Gerbang 91.
- King Fahd Expansion – Lantai satu, di seberang Jembatan Shubaikah, Gerbang 68.
- Lantai dasar, di sebelah tangga Shubaikah, Gerbang 68.
Area Sholat Khusus Wanita:
- King Fahd Expansion – Lantai dasar, Gerbang 88.
- King Fahd Expansion – Lantai satu, Gerbang 65 (Shubaikah).
- Area Sholat 15 menghadap Mataf.
- Area Sholat Halaman Selatan (Jembatan Ajyad).
- Area Sholat Halaman Barat (Shubaikah).
- Area Sholat Halaman Timur.
Alat Pendukung
Masjidil Haram menyediakan berbagai fasilitas pendukung untuk jemaah berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas.
- Alat bantu dengar bagi penyandang tuna rungu untuk digunakan selama salat, khotbah, dan pengajian.
- Alat untuk tayamum.
- Al-Qur’an dengan pena baca untuk lansia.
- Al-Qur’an Braille.
- Tongkat khusus untuk tuna netra.
- Penerjemah bahasa isyarat yang berkualifikasi untuk menerjemahkan selama khotbah, pengajian, dan majelis Al-Qur’an.

Rute untuk Kursi Roda dan Kereta Dorong
Rute utama bagi pengguna kursi roda untuk memasuki Masjidil Haram telah ditentukan, seperti:
- Jembatan Ajyad di halaman barat menuju lantai satu Mataf.
- Jembatan Syubakah dekat Gerbang 64.
- Rute menuju Marwah melalui halaman timur.
- Beberapa eskalator dan lift dilengkapi dengan rambu dan simbol untuk memudahkan pergerakan, beserta rute khusus untuk area salat khusus.
Pintu Dilengkapi Ramp
Delapan pintu dilengkapi rampa untuk memudahkan masuk dan keluar bagi penyandang disabilitas visual dan fisik, dilengkapi rambu Braille yang jelas. Pintu-pintu ini meliputi (68, 74, 79, 84, 89, 90, 93, 94). Jembatan khusus seperti Ajyad, Shubaikah, Marwah, dan Arqam juga dilengkapi untuk memudahkan pergerakan di dalam Masjidil Haram.
Otoritas terus berupaya menyediakan lingkungan yang nyaman dan aman bagi jemaah berkebutuhan khusus dan lansia. memastikan mereka dapat beribadah dengan mudah dan tenang.
Baca juga: Mahasiswa Alfaisal University di Riyadh Gelar Acara Tingkatkan Kesadaran Kanker
Sumber: AlHaramain. Grand Mosque Services for the Elderly and Disabled. https://alharamain.gov.sa/public/?page=haram-elderly-services-en