Arab Saudi terus memperkuat posisinya sebagai pusat penyelenggaraan acara internasional. Data terbaru dari Saudi Conventions and Exhibitions General Authority (SCEGA) menunjukkan bahwa kapasitas infrastruktur event di Kerajaan meningkat 32% year-on-year, dengan total 923 venue yang kini telah terakreditasi. Peningkatan ini menjadi pendorong utama pertumbuhan industri MICE (Meetings, Incentives, Conferences, Exhibitions) di bawah visi transformasi nasional Vision 2030.
Lonjakan Investasi Infrastruktur MICE Sejalan dengan Visi 2030
Pemerintah Arab Saudi terus mendorong pengembangan sektor event dan pariwisata melalui investasi masif. Sejak tahun 2018, kapasitas ruang pameran nasional telah melonjak hingga 320%, mencapai 300.520 meter persegi. Pertumbuhan ini mencerminkan strategi Kerajaan untuk menjadikan industri MICE sebagai pilar ekonomi baru yang berkelanjutan.
Ketua SCEGA, Fahd Al-Rasheed, menyebut periode ini sebagai โdekade emas event Arab Saudiโ, terutama menjelang penyelenggaraan acara global besar seperti Expo 2030 dan Piala Dunia FIFA 2034.
Pertumbuhan Merata di Seluruh Provinsi Saudi
Berdasarkan laporan terbaru SCEGA, peningkatan kapasitas infrastruktur event terjadi di seluruh provinsi, seiring pertumbuhan destinasi wisata yang semakin ramah bagi pengunjung internasional. Namun, ada tiga wilayah yang mendominasi kapasitas nasional:
1. Riyadh
Rumah bagi venue besar seperti Riyadh Exhibition and Conference Center (Malham), yang menjadi pusat penyelenggaraan event internasional berskala besar.
2. Makkah
Didukung oleh Jeddah Superdome, salah satu kubah bebas tiang terbesar di dunia.
3. Eastern Province
Diperkuat oleh Dhahran Expo Center, yang menjadi pusat pameran untuk industri energi dan teknologi.
Ketiga wilayah tersebut menyumbang 90% kapasitas event nasional. Namun provinsi lain juga mencatatkan pertumbuhan menjanjikan, seperti:
- Madinah โ King Salman International Conference Center
- AlUla โ Maraya Hall
- Asir โ King Khalid University Conference Center
- Najran โ Prince Mishaal Exhibition Center
Penyebaran ini menunjukkan upaya serius Arab Saudi dalam mendiversifikasi lokasi penyelenggaraan event dan mengurangi ketergantungan pada kota-kota besar.
IMS25 Hadirkan 2.000 Pemimpin Event Global
Arab Saudi akan menjadi tuan rumah International Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions Summit (IMS25) pada 26โ27 November di Riyadh. Acara ini akan mempertemukan lebih dari 2.000 pemimpin event global, menawarkan peluang besar untuk kolaborasi bisnis dan perluasan jaringan internasional.
Menurut Al-Rasheed, IMS25 akan mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, termasuk:
- para menteri,
- pemimpin sektor swasta,
- Destination Management Organizations (DMO) dari berbagai provinsi,
yang akan bekerja sama menciptakan peluang baru untuk mendukung target pariwisata Vision 2030.
Sektor Pariwisata Tumbuh Melampaui Target 2030
Pariwisata Saudi juga menunjukkan momentum luar biasa. Target awal Vision 2030, yaitu 100 juta kunjungan wisata, berhasil dicapai tujuh tahun lebih cepat. Pemerintah kini menargetkan 150 juta pengunjung.
Pada paruh pertama tahun 2025 saja, Arab Saudi mencatat:
- 60,9 juta wisatawan domestik dan internasional
- SR161,4 miliar (USD 43 miliar) total belanja wisata
Pencapaian ini menegaskan posisi Saudi sebagai destinasi global yang terus berkembang pesat, sekaligus memperkuat daya tarik sektor event dan konferensi internasional.
Referensi
Arab News. (2025). Saudi Arabiaโs events infrastructure surges 32%, fueling tourism goals. Arab News. Diakses dari https://arab.news/wpmgu