Gerbang Universitas Islam Madinah (Sumber: Saudipedia)
Universitas Islam Madinah kembali memperluas akses pendidikan syariah bagi dunia internasional. Melalui program Sarjana Syariah Jarak Jauh, kampus bergengsi di Kota Nabi ini menawarkan kesempatan belajar yang lebih fleksibel, modern, dan terjangkau bagi pelajar dari berbagai negara. Program ini hadir sebagai bagian dari komitmen universitas dalam menyebarkan ilmu syariah dan bahasa Arab dengan standar akademik global.
Sejak berdiri pada 1961, Universitas Islam Madinah dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan Islam paling berpengaruh. Kini, melalui kolaborasi dengan Waqf Khadim Al-Haramain Al-Malik Abdullah bin Abdulaziz, universitas membuka jalur pendidikan daring yang memungkinkan pelajar internasional meraih gelar sarjana tanpa harus tinggal di Arab Saudi.
Kesempatan Belajar Syariah dengan Beasiswa Penuh
Program ini tidak hanya menawarkan fleksibilitas belajar jarak jauh, tetapi juga menyediakan beasiswa penuh bagi mahasiswa yang lolos seleksi. Beasiswa mencakup biaya perkuliahan per semester, biaya unit mata kuliah, biaya ujian tambahan, hingga biaya penerbitan ijazah kelulusan.
Meski begitu, universitas menegaskan bahwa beasiswa hanya diberikan kepada mahasiswa yang menjaga prestasi akademik dan mematuhi seluruh aturan universitas serta ketentuan dari pihak waqf. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat menyebabkan penghentian beasiswa.
Syarat Pendaftaran yang Harus Dipenuhi Pelajar Internasional
Universitas menetapkan sejumlah syarat penting bagi calon mahasiswa. Pendaftar harus bukan warga negara Saudi dan tidak tinggal di dalam Kerajaan Arab Saudi. Mereka juga wajib memiliki ijazah SMA atau setara yang diakui, tidak pernah dikeluarkan dari institusi pendidikan lain, serta menguasai bahasa Arab.
Bagi pelajar yang sebelumnya belajar dengan bahasa selain Arab, universitas mewajibkan tes kemampuan bahasa Arab. Dokumen yang harus diunggah meliputi ijazah asli, transkrip nilai, surat bebas kriminal, dan paspor yang masih berlaku.
Semua proses pendaftaran dilakukan secara mandiri pada periode 28 Juli – 8 Agustus 2026 melalui portal resmi universitas https://distancelearning.iu.edu.sa/. Tidak ada perwakilan, agen, atau kantor cabang di negara mana pun.
Biaya Pendaftaran dan Ketentuan Teknis
Untuk mengaktifkan berkas pendaftaran, calon mahasiswa dikenakan biaya 230 riyal, dan biaya yang sama berlaku untuk tes kemampuan bahasa Arab bila diperlukan. Kedua biaya ini bersifat non-refundable.
Mahasiswa yang diterima wajib memiliki perangkat laptop dengan kamera dan mikrofon, karena seluruh ujian daring dilakukan melalui sistem yang telah ditentukan universitas. Penggunaan ponsel atau tablet tidak diperbolehkan untuk ujian resmi.
Ujian Komprehensif Tatap Muka sebagai Syarat Kelulusan
Meski seluruh proses belajar berlangsung secara daring, universitas tetap mewajibkan mahasiswa mengikuti ujian komprehensif secara langsung di lokasi yang ditentukan. Kehadiran ujian ini menjadi syarat utama sebelum mahasiswa dapat memperoleh gelar sarjana. Biaya perjalanan menuju lokasi ujian menjadi tanggung jawab mahasiswa.
Komitmen Universitas dalam Menjaga Mutu Pendidikan Syariah Global
Dengan dibukanya pendaftaran program S1 Syariah Jarak Jauh, Universitas Islam Madinah menegaskan kembali perannya sebagai lembaga pendidikan Islam yang inklusif dan berorientasi global. Program ini menjadi peluang besar bagi pelajar internasional yang ingin memperdalam ilmu syariah dengan kurikulum resmi universitas, namun tetap membutuhkan fleksibilitas belajar dari negara masing-masing.
Referensi:
- Islamic University. (2026). https://iu.edu.sa/ANnounce1448212.