Ilustrasi Termometer untuk Mengukur Suhu (Sumber: Saudi Gazette)
Musim panas di Arab Saudi pada tahun 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu yang paling panas dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan laporan terbaru dari National Center for Meteorology (NCM), suhu pada puncak musim panas—Juni, Juli, dan Agustus—akan meningkat antara 1 hingga 2 derajat Celsius di sebagian besar wilayah Kerajaan. Kenaikan ini menandai tren pemanasan yang semakin terasa dari tahun ke tahun.
Perubahan Iklim yang Mulai Terlihat: Apa Kata NCM?
Juru bicara NCM, Hussein Al-Qahtani, menjelaskan bahwa wilayah barat, barat daya, dan sebagian selatan akan mengalami peningkatan suhu paling signifikan. Sementara itu, wilayah lain tetap akan merasakan kenaikan, meski tidak setinggi kawasan tersebut.
Menariknya, NCM menegaskan bahwa tidak ada indikasi musim panas akan datang lebih awal. Pola cuaca hingga akhir April masih menunjukkan kondisi mendekati normal, bahkan diperkirakan dua pekan pertama akan berada sedikit di bawah rata-rata sebelum kembali naik.NCM juga berencana merilis laporan iklim lengkap dalam waktu dekat, yang akan memberikan gambaran lebih detail mengenai pola panas, kelembapan, dan potensi dampaknya terhadap aktivitas masyarakat.
Musim Panas Arab Saudi: Dari Panas Kering hingga Lembap Pesisir
Musim panas di Arab Saudi biasanya berlangsung dari pertengahan Mei hingga September, dengan karakteristik yang berbeda di setiap wilayah:
- Riyadh & Wilayah Timur. Suhu dapat melampaui 40°C dan mendekati 50°C pada puncaknya. Udara sangat kering, membuat aktivitas luar ruangan menjadi tantangan besar.
- Jeddah & Kota Pesisir. Suhu tinggi berpadu dengan kelembapan yang pekat, menciptakan sensasi panas yang lebih ekstrem.
- Pegunungan Barat Daya (Abha, Al-Baha, Taif). Menjadi pelarian favorit warga karena suhu lebih sejuk berkat ketinggian wilayah. Pada musim panas, kota-kota ini biasanya dipadati wisatawan domestik.
Dengan prediksi kenaikan suhu pada 2026, pola ini diperkirakan semakin terasa, terutama di wilayah dataran rendah.
Mengapa Suhu Meningkat?
NCM menyebutkan bahwa tren pemanasan ini selaras dengan hasil studi iklim jangka panjang. Faktor-faktor seperti perubahan pola atmosfer, pemanasan global, dan dinamika regional turut memengaruhi kondisi cuaca di Arab Saudi.
Meskipun demikian, NCM menekankan bahwa pemantauan rutin dan pembaruan informasi cuaca akan membantu masyarakat memahami perubahan yang terjadi dan mempersiapkan diri menghadapi musim panas yang lebih ekstrem.
Dampak bagi Aktivitas Harian dan Gaya Hidup
Kenaikan suhu hingga 2°C bukan sekadar angka. Dampaknya dapat dirasakan dalam berbagai aspek kehidupan:
- Aktivitas luar ruangan akan semakin terbatas, terutama pada siang hari.
- Konsumsi energi meningkat, terutama penggunaan AC di rumah, kantor, dan fasilitas publik.
- Perubahan pola kerja dan aktivitas sosial, dengan masyarakat cenderung beraktivitas pada pagi dan malam hari.
- Peningkatan risiko kesehatan, seperti dehidrasi dan heatstroke, terutama bagi pekerja lapangan.
Destinasi Pelarian dari Panas: Wisata Musim Panas 2026
Dengan suhu yang lebih tinggi, destinasi sejuk di Arab Saudi diprediksi semakin diminati:
- Abha – Udara sejuk dan pemandangan hijau.
- Al-Baha – Pegunungan berkabut dan udara lembap yang menyegarkan.
- Taif – Kota bunga dengan suhu lebih rendah dibanding dataran rendah.
Selain itu, berbagai kegiatan budaya dan hiburan juga akan meramaikan musim panas, seperti:
- Candlelight Concerts Riyadh
- Black Gold Museum
- Saudi Professional Show Jumping League
- SoapBox Saudi Race di Jeddah
Baca juga: Rumah Tanah Liat di Arab Saudi: Rumah Tradisional yang Sejuk di Musim Panas
Referensi:
- KSA Moments. (2026). Saudi Arabia Set for Hotter Summer in 2026, Says NCM. Diambil dari https://www.saudimoments.com/saudi-arabia-set-for-hotter-summer-in-2026-says-ncm-842884.html.
- Saudi Gazette. (2026). NCM forecast: Summer temperatures in Saudi Arabia to rise up to 2 °C above normal. Diambil dari https://saudigazette.com.sa/article/660345/saudi-arabia/ncm-forecast-summer-temperatures-in-saudi-arabia-to-rise-up-to-2-c-above-normal.
- Imam, M. (2026). Sun-kiss: Saudi summer 2026 to be hotter than last year. Diambil dari https://destinationksa.com/en/saudi-summer-2026/.