Arab Saudi dan Turki semakin memperkuat kerja sama strategis di sektor energi terbarukan. Kerajaan Arab Saudi berencana menginvestasikan dana sebesar USD 2 miliar untuk membangun proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berskala besar di Turki.
Investasi ini menjadi salah satu kemitraan energi terbesar antara kedua negara dan menegaskan komitmen Arab Saudi dalam mendukung transisi energi bersih di kawasan Eurasia.
Langkah ini juga sejalan dengan visi Saudi Vision 2030 dan kebijakan energi berkelanjutan Turki dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Lokasi Proyek dan Kapasitas Pembangkit Surya
Menteri Energi Turki, Alparslan Bayraktar, mengumumkan bahwa Arab Saudi akan membangun dua pembangkit listrik tenaga surya utama di:
- Provinsi Sivas
- Provinsi Karaman
Kedua wilayah tersebut berada di kawasan Anatolia Tengah yang memiliki potensi sinar matahari tinggi sepanjang tahun.
Proyek ini diproyeksikan memiliki kapasitas gabungan mencapai 2.000 megawatt (MW), menjadikannya salah satu proyek PLTS terbesar di Turki.
Jadwal Pembangunan dan Target Penyelesaian
Pembangunan fisik proyek direncanakan dimulai pada awal tahun 2027 untuk memenuhi kebutuhan energi nasional yang terus meningkat.
Rencana penyelesaiannya meliputi:
- Tahap pertama selesai: akhir 2027
- Penyelesaian penuh: tahun 2029
Jadwal ambisius ini mencerminkan efektivitas kerja sama bilateral antara Riyadh dan Ankara.
Selain itu, proyek ini mencakup skema pembelian listrik selama 25 tahun dengan tarif kompetitif guna menjamin stabilitas pasokan energi nasional.
Rincian tarif listrik:
- Karaman: โฌ1,995 per kilowatt-jam
- Sivas: โฌ2,3415 per kilowatt-jam
Skema Pendanaan dan Dukungan Internasional
Menteri Bayraktar menjelaskan bahwa proyek ini sepenuhnya didanai melalui pembiayaan eksternal. Sejumlah lembaga keuangan internasional juga akan memberikan dukungan kredit tambahan.
Menurut Anadolu Agency, proyek ini termasuk salah satu investasi asing langsung terbesar di sektor energi Turki.
Pendanaan yang kuat diharapkan mampu:
- Menjamin keberlanjutan proyek
- Memperkuat struktur pembiayaan
- Meningkatkan kepercayaan investor global
Menyuplai Energi Bersih untuk Jutaan Rumah
Setelah beroperasi penuh, dua pembangkit listrik tenaga surya ini diperkirakan akan memasok listrik bersih bagi sekitar 2,1 juta rumah tangga di seluruh Turki.
Kerja sama ini juga melanjutkan pembahasan sebelumnya dengan perusahaan energi Arab Saudi, ACWA Power, terkait pengembangan PLTS hingga 5 gigawatt di Turki.
Wakil Presiden Turki, Cevdet Yilmaz, sebelumnya menyatakan bahwa total investasi ACWA Power di negara tersebut berpotensi mencapai USD 5 miliar.
Penguatan Infrastruktur dan Keamanan Energi
Selain membangun PLTS, Arab Saudi dan Turki juga membahas kemungkinan penguatan konektivitas jaringan listrik antarwilayah.
Tujuan utama langkah ini adalah:
- Meningkatkan stabilitas pasokan energi
- Memperkuat ketahanan jaringan nasional
- Mengoptimalkan integrasi energi terbarukan
Di sisi lain, pemerintah Turki telah memperoleh dana sebesar USD 748 juta dari Bank Dunia untuk memodernisasi infrastruktur transmisi listrik.
Pendekatan komprehensif ini memastikan pasokan energi surya berskala besar dapat terserap secara optimal.
Dampak Strategis bagi Kawasan Eurasia
Menteri Bayraktar menegaskan bahwa proyek ini memiliki skala dan dampak besar terhadap peta energi regional.
Investasi Arab Saudi di sektor energi surya Turki memberikan beberapa manfaat strategis, antara lain:
- Memperkuat hubungan bilateral
- Mengurangi emisi karbon
- Mendukung agenda iklim global
- Mendorong pertumbuhan ekonomi hijau
Dengan proyek ini, Arab Saudi semakin memperluas perannya sebagai pemain utama dalam pengembangan energi terbarukan di tingkat internasional.
Kolaborasi Energi Bersih Menuju Masa Depan Berkelanjutan
Investasi USD 2 miliar di sektor energi surya Turki menunjukkan keseriusan Arab Saudi dalam membangun portofolio energi bersih global.
Kolaborasi ini tidak hanya menguntungkan kedua negara, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap upaya global dalam menghadapi perubahan iklim.
Dengan dukungan teknologi, pendanaan, dan kebijakan yang tepat, proyek ini berpotensi menjadi model kerja sama energi terbarukan di kawasan Eurasia.
Referensi
Ghandour, A. (2026). Saudi Arabia to power $2 billion solar revolution in Turkey. Leaders.
https://www.leaders-mena.com/?p=101343