RIYADH: Otoritas Pangan dan Obat Saudi mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi produk susu formula bayi Nestle tertentu akibat adanya risiko kontaminasi. Peringatan pada Selasa (6/1/2026) ini menyusul langkah perusahaan yang melakukan penarikan produk secara sukarela dari pasaran.
Peringatan tersebut mencakup produk yang dipasarkan dengan merek Nan, Alfamino, S-26 Gold, dan S-26 Ultima. Kantor Berita Saudi melaporkan bahwa produk tersebut diduga terkontaminasi cereulide, yaitu racun dari bakteri Bacillus cereus. Kontaminasi ini sangat diwaspadai karena dapat menimbulkan risiko gangguan kesehatan yang serius bagi bayi.
Tindakan Pencegahan dan Gejala yang Harus Diwaspadai Orang Tua
Otoritas Pangan dan Obat Saudi mengatakan penarikan tersebut merupakan tindakan pencegahan dan belum ada laporan penyakit terkait. Gejala yang mungkin terjadi akibat paparan dapat meliputi mual, muntah berulang, dan sakit perut.
Konsumen disarankan untuk segera membuang produk yang ditarik tersebut demi menjaga keamanan dan keselamatan bayi. Saat ini, koordinasi dengan Nestle sedang dilakukan untuk memastikan seluruh produk ditarik dari toko serta memastikan prosesnya terpantau dengan ketat.
Cek Nomor Batch dan Layanan Pengaduan Resmi Otoritas Pangan Saudi
Detail lengkap produk yang terpengaruh, termasuk nomor batch, tersedia di situs web Otoritas Pangan dan Obat Saudi ( The official website of the Saudi Food and Drug Authority ). Organisasi tersebut mengatakan konsumen dapat melaporkan masalah keamanan pangan apa pun dengan menghubungi 19999.
Baca juga: Wajah Baru Sistem Sukarelawan Medis di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
Sumber:
- Saudi Press Agency. (2026; Jaruary 7). Saudi Food and Drug Authority Warns against Specific Nestlé Infant Formula Products. https://www.spa.gov.sa/en/N2483126
- Arab News. (2026, January 6). Saudi watchdog warns of possible health risk from Nestle baby formula. https://www.arabnews.com/node/2628484/saudi-arabia