Relawan Menanam Bibit Penghijauan (Sumber: SPA)
Di barat laut Arab Saudi, bunga biru Globularia alypum atau dikenal lokal sebagai Zuraiqa, kembali ditemukan setelah lama dianggap punah. Tanaman ini dulunya tumbuh subur di kawasan berbatu dan pegunungan, namun kini berstatus kritis akibat penggembalaan berlebih, degradasi lahan, dan kurangnya perhatian.

Selain keindahan bunganya, tanaman ini memiliki nilai medis tinggi: antiinflamasi, antidiabetes, hingga antioksidan. Para ahli menekankan pentingnya menyimpan benihnya di bank benih nasional agar warisan botani ini tidak hilang dari lanskap Saudi.
Gerakan Penanaman Massal di Jouf
Sebagai bagian dari National Greening Season, Otoritas Pengembangan Royal Reserve Raja Salman menanam lebih dari 3.000 bibit di Jouf. Sejak awal program, hampir 4 juta bibit telah ditanam dan 750.000 hektar lahan terdegradasi direhabilitasi.
Bibit yang ditanam adalah spesies asli yang tahan kekeringan, membantu menstabilkan tanah, menyediakan habitat satwa, serta menyerap karbon. Keterlibatan relawan dari institusi pendidikan menunjukkan bahwa penghijauan kini menjadi gerakan bersama masyarakat.
Musim Semi Sepanjang Tahun: Revolusi Benih Lokal
Konsep “spring all year round” kini bukan sekadar mimpi. Melalui penyimpanan dan produksi benih lokal, National Center for Vegetation Cover Development and Combating Desertification (NCVC) berhasil meningkatkan produksi benih dari 30 ton menjadi lebih dari 80 ton dalam setahun — naik 167%.
Benih ini memungkinkan rehabilitasi lebih dari 30.000 hektar padang rumput alami setiap tahun, sekaligus mendukung ekosistem penyerbuk seperti lebah dan burung. Saudi bahkan mencatat Rekor Dunia Guinness untuk koleksi penyimpanan benih musiman terbesar.
Ekosistem, Ekonomi, dan Kesadaran Baru
Keberhasilan ini bukan hanya soal tanaman. Lebih banyak bunga berarti lebih banyak penyerbuk, yang menjaga keseimbangan rantai ekologi dan mendukung ekonomi peternak lebah. Kesadaran masyarakat yang dulu minim kini meningkat pesat, menjadikan keberlanjutan lingkungan sebagai prioritas pembangunan nasional.
Baca juga: Madinah Menuju Kota Hijau Berkelas Dunia: Inovasi Tata Kelola, Ekowisata, dan Revolusi Penghijauan
Referensi:
- Alshammari, H. (2025). Saudi Arabia fights to revive a vanishing flower. Diambil dari https://www.arabnews.com/node/2621714/saudi-arabia.
- Arab News. (2025). Royal reserve plants more than 3,000 seedlings in Jouf. Diambil dari https://www.arabnews.com/node/2621550/saudi-arabia.
- Alshammari, H. (2025). Spring all year round: Storing seeds to improve vegetation cover in the Kingdom. Diambil dari https://www.arabnews.com/node/2622600/saudi-arabia.