Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi bersama the Pilgrim Experience Program secara resmi mengumumkan adanya peningkatan signifikan dalam kedatangan visa Umrah. Tercatat terjadi lonjakan sebesar 22,5% untuk kedatangan jamaah sejak awal musim pada tanggal 15 Dzul Hijjah hingga akhir Muharram 1448 Hijriah.
Selama periode tersebut, jumlah jamaah yang datang menggunakan visa Umrah berhasil mencapai angka 931.500 orang. Sementara itu, total kedatangan internasional secara keseluruhan telah sukses menembus lebih dari 1,27 juta jamaah.
Pertumbuhan yang luar biasa ini berhasil dicapai berkat adanya dukungan penuh dari kepemimpinan serta koordinasi yang solid antar lembaga terkait. Selain itu, kesuksesan ini juga didorong oleh pengembangan layanan digital dan operasional berkelanjutan yang selaras dengan target Visi Saudi 2030.
Jalur Udara Mendominasi, Pakistan dan Indonesia Pimpin Jumlah Jamaah
Secara statistik, mayoritas jamaah internasional memilih jalur udara sebagai sarana transportasi utama mereka untuk tiba di tanah suci. Tercatat sebanyak 75% dari total jamaah datang melalui udara, sementara 25% sisanya masuk melalui pelabuhan darat dan laut.
Pakistan menjadi negara pengirim jamaah tertinggi pada periode ini dengan jumlah mencapai 200.000 orang. Posisi berikutnya diikuti oleh Indonesia yang memberangkatkan 170.000 jamaah, serta Irak di tempat ketiga dengan 130.000 jamaah.
Transformasi Digital dan Komitmen Peningkatan Efisiensi Sistem Umrah
Pihak Kementerian menekankan komitmennya untuk terus menyempurnakan aksesibilitas digital serta efisiensi operasional sistem Umrah. Langkah peningkatan ini bertujuan demi memberikan pengalaman ibadah yang lebih nyaman, aman, dan berkualitas tinggi mulai dari tahap perencanaan hingga kepulangan.
Sumber: Saudi Press Agency. (2026, July 18). Umrah Pilgrim Numbers Surge 22.5% at Start of New Season. https://www.spa.gov.sa/en/N2636540