Ilustrasi Surat Izin Mengemudi di Indonesia (Sumber: Polda Bali)
Saudi Arabia resmi membuka jalur cepat konversi SIM bagi warga dari 48 negara. Warga dari negara-negara tersebut dapat menukar SIM asing menjadi SIM Saudi tanpa tes mengemudi, selama memenuhi syarat dokumen dan kesehatan. Kebijakan ini menjadi kabar penting bagi pembaca kabarsaudi.com yang ingin berkendara legal dan nyaman di Arab Saudi. Baik sebagai ekspat baru, wisatawan jangka panjang, maupun penduduk tetap.
Aturan Dasar Berkendara bagi WNA
Pemerintah Saudi mengizinkan orang asing mengemudi dengan SIM internasional atau SIM negara asal maksimal satu tahun sejak tanggal kedatangan, atau sampai masa berlaku SIM habis, tergantung mana yang lebih dulu. Bagi banyak ekspat, khususnya dari India dan sebagian besar negara Eropa, SIM negara asal harus disertai International Driving Permit (IDP). Ini berfungsi sebagai terjemahan resmi SIM dan diwajibkan oleh aturan setempat.
Setelah lewat satu tahun atau ketika status berubah menjadi residen, pengendara wajib memiliki SIM Saudi—baik melalui konversi langsung maupun pengajuan baru dari nol. Warga GCC dapat terus mengemudi dengan SIM negara asal hingga masa berlakunya habis. Namun banyak perusahaan rental tetap mensyaratkan SIM Saudi untuk menyewa kendaraan.
Daftar 48 Negara yang SIM nya Dapat Dikonversi
Eropa: Albania, Austria, Belarus, Belgia, Bulgaria, Kroasia, Syprus, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Hongaria, Irlandia, Italia, Latvia, Lithuania, Luxemburg, Malta, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Rumania, Rusia, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Swiss, Inggris.
Asia – Pasifik: Australia, Tiongkok, Jepang, Malaysia, Selandia Baru, Singapura, Korea Selatan.
Timur Tengah: Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, United Arab Emirates
Amerika Utara: Kanada, dan Amerika Serikat
Afrika: Afrika Selatan
Konversi SIM vs SIM baru
Saat ini ada dua jalur resmi untuk mendapatkan SIM Saudi: konversi langsung bagi pemegang SIM dari 48 negara yang diakui, dan pengajuan SIM baru bagi negara di luar daftar tersebut. Jalur konversi memungkinkan pemohon melewati tes mengemudi sepenuhnya dan hanya fokus pada kelengkapan dokumen, pembayaran biaya, serta pemeriksaan kesehatan.
Jika negara asal tidak termasuk dalam 48 negara itu, pemohon wajib mendaftar di sekolah mengemudi lokal, mengikuti pelatihan teori dan praktik, lalu menjalani ujian tertulis dan ujian jalan dengan biaya dan waktu proses yang lebih panjang. Proses ini memang lebih kompleks, namun menjadi satu-satunya cara untuk memegang SIM Saudi yang sah bagi kategori tersebut.
Langkah Detail Konversi SIM Asing ke SIM Saudi
Bagi yang SIM-nya berasal dari negara yang memenuhi syarat, berikut alur praktis konversi SIM menjadi SIM Saudi tanpa tes mengemudi. Jika diikuti dengan benar, banyak pemohon melaporkan SIM Saudi bisa diterbitkan pada hari yang sama ketika datang ke kantor Muroor.
1. Terjemahkan SIM ke bahasa Arab
Langkah pertama adalah menerjemahkan SIM asing ke bahasa Arab melalui kantor penerjemah tersertifikasi atau layanan online yang diakui. Biaya terjemahan umumnya sekitar 100 riyal Saudi, dengan waktu proses sekitar satu hingga dua hari kerja, dan hasil terjemahan harus dibubuhi stempel resmi agar diterima oleh pihak lalu lintas.
2. Buat janji temu di Absher
Setelah terjemahan siap, pemohon perlu masuk ke portal Absher dan memilih menu janji temu bagian lalu lintas (Traffic → Replacement of Driving Licenses), kemudian memilih kota tempat pengurusan, misalnya Riyadh atau Jeddah. Pada tahap ini, salinan SIM asli dan hasil terjemahan diunggah ke sistem, lalu pemohon menjadwalkan tanggal kunjungan yang idealnya diberi jarak lima hingga tujuh hari untuk menyelesaikan pemeriksaan medis.
Konfirmasi janji temu yang diunduh dalam bentuk PDF sebaiknya dicetak atau disimpan di ponsel untuk ditunjukkan saat kedatangan di kantor Muroor. Langkah ini penting karena sebagian besar kantor lalu lintas hanya melayani pemohon dengan janji temu terjadwal melalui Absher.
3. Bayar biaya penerbitan SIM via Sadad
Sebelum datang ke Muroor, pemohon harus membayar biaya penerbitan SIM menggunakan aplikasi perbankan yang terhubung dengan sistem Sadad di menu Pembayaran Pemerintah untuk layanan “Driving License Issuance”. Tarif resmi berkisar 80 riyal untuk masa berlaku dua tahun dan 250 riyal untuk masa berlaku lima tahun, sehingga pemohon bisa memilih sesuai kebutuhan dan rencana tinggal di Saudi.
Bukti pembayaran sebaiknya dicetak atau disimpan sebagai screenshot, karena petugas lalu lintas dapat memintanya sebagai bagian dari berkas konversi SIM. Langkah pembayaran sebelumnya ini membantu mempercepat proses pada hari H sehingga pemohon tidak perlu keluar lagi ke bank atau ATM.
4. Lakukan pemeriksaan medis di fasilitas Efada
Pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu syarat wajib sebelum SIM Saudi diterbitkan, dan harus dilakukan di pusat medis yang terhubung ke sistem Efada. Saat datang, pemohon membawa iqama yang masih berlaku, SIM asing asli, serta dua foto ukuran paspor untuk mendukung administrasi.
Paket pemeriksaan biasanya mencakup tes mata, pengecekan golongan darah, dan evaluasi kesehatan umum dengan biaya antara 150 hingga 200 riyal Saudi, tergantung fasilitasnya. Banyak pusat layanan menyarankan datang pagi hari agar antrean lebih pendek dan hasil pemeriksaan bisa segera dikirim secara elektronik ke sistem terkait SIM.
5. Datang ke Muroor untuk penerbitan SIM
Pada hari dan jam yang tertera di konfirmasi Absher, pemohon harus mendatangi kantor Muroor atau sekolah mengemudi yang ditunjuk sambil membawa dokumen lengkap. Berkas yang perlu disiapkan meliputi SIM asing asli, terjemahan bahasa Arab yang tersertifikasi, iqama dan paspor asli, laporan medis dari fasilitas Efada, konfirmasi janji temu Absher, bukti pembayaran biaya SIM, serta dua foto ukuran paspor.
Jika seluruh dokumen sesuai dan SIM berasal dari salah satu dari 48 negara yang diakui, petugas biasanya dapat memproses dan menerbitkan SIM Saudi pada hari yang sama tanpa tes mengemudi tambahan. Hal ini menjadikan jalur konversi sebagai pilihan yang sangat menarik bagi ekspat yang ingin segera mengemudi secara legal tanpa menghabiskan waktu di kelas teori dan praktik.
Perkiraan Total Biaya dan Durasi Proses
Bila dijumlahkan, estimasi biaya resmi untuk konversi SIM terdiri dari terjemahan sekitar 100 riyal, pemeriksaan medis 150–200 riyal, penerbitan SIM dua tahun 80 riyal atau lima tahun 250 riyal, plus biaya kecil untuk foto dan fotokopi sekitar 50–75 riyal. Dengan demikian, total kisaran pengeluaran berada di rentang kurang lebih 350 sampai 600 riyal Saudi, tergantung paket masa berlaku SIM dan tarif fasilitas kesehatan yang dipilih.
Dari sisi waktu, terjemahan dokumen biasanya memakan 1–2 hari kerja, pemeriksaan medis dapat selesai dalam satu hari, dan jadwal Muroor sering kali dapat diatur dalam waktu sekitar lima hingga tujuh hari setelah pemesanan di Absher. Jika semua berjalan lancar dan dokumen lengkap, banyak pemohon yang menerima SIM Saudi di hari yang sama saat datang ke Muroor, sehingga keseluruhan proses praktis bisa rampung dalam 5–10 hari kalender.
Hak Berkendara Menurut Status Kunjungan
Bagi wisatawan, aturan umum memungkinkan mengemudi hingga satu tahun menggunakan SIM negara asal atau SIM internasional yang sah tanpa kewajiban langsung mengonversi ke SIM Saudi, selama tetap mematuhi masa tinggal yang diizinkan. Penduduk GCC dapat terus memakai SIM negara masing-masing sampai habis masa berlakunya, kecuali mereka kemudian menjadi residen tetap di Saudi yang membutuhkan SIM lokal.
Untuk ekspat baru yang baru memulai masa tinggal, ada masa transisi beberapa bulan di mana SIM asing masih dapat dipakai, meski pada praktiknya sejumlah perusahaan rental mobil hanya menerima penyewa dengan SIM Saudi. Ekspat jangka panjang pada akhirnya wajib mengonversi atau mengajukan SIM baru agar status berkendara mereka sepenuhnya sesuai dengan hukum Saudi.
Peluang dan Tantangan bagi Ekspat di Jalan Raya Saudi
Sejak 2018, perempuan di Saudi memperoleh hak penuh untuk mengemudi, sehingga kebijakan konversi SIM ini juga membuka kesempatan lebih luas bagi pekerja dan pendatang perempuan untuk mandiri dalam mobilitas sehari-hari. Dengan usia minimal mengemudi 18 tahun dan pengawasan dari otoritas keamanan publik di bawah Kementerian Dalam Negeri, sistem perizinan mengemudi di Kerajaan semakin diarahkan pada standar yang seragam dan terdigitalisasi.
Di sisi lain, bagi pemegang SIM dari negara yang belum masuk daftar 48 negara, keharusan masuk sekolah mengemudi dan menjalani rangkaian tes masih menjadi tantangan yang memerlukan waktu, biaya, dan adaptasi terhadap aturan lalu lintas lokal. Namun, bagi banyak ekspat yang berencana tinggal dalam jangka panjang, investasi ini dipandang sebanding dengan keamanan hukum dan kemudahan berkendara di tengah infrastruktur jalan yang terus berkembang.
Referensi:
- TOI World Desk. (2025). Saudi Arabia now allows direct license conversion for nationals from 48 countries: See if you’re eligible. Diambil dari https://timesofindia.indiatimes.com/world/middle-east/saudi-arabia-now-allows-direct-license-conversion-for-nationals-from-48-countries-see-if-youre-eligible/articleshow/125760726.cms.
- OV New Desk. (2025). Saudi Arabia Introduces Direct License Conversion for Nationals from 48 Countries: Check Your Eligibility. Diambil dari https://observervoice.com/saudi-arabia-introduces-direct-license-conversion-for-nationals-from-48-countries-check-your-eligibility-162156/.
- Garde, D. (2025). Saudi Arabia Updates Rules For Expat Drivers And How To Convert License. Diambil dari https://curlytales.com/middle-east/ct-scoop/saudi-arabia-updates-rules-for-expat-drivers-and-how-to-convert-license/.