Konferensi Absher di Riyadh pada tanggal 11-13 Desember 2025 (Sumber: Arab News)
Arab Saudi kembali menegaskan posisinya sebagai pemimpin global dalam transformasi digital. Melalui platform Absher, kerajaan bukan hanya mencatat 38 juta transaksi elektronik dalam satu bulan, tetapi juga berhasil meraih Rekor Dunia Guinness sebagai penyelenggara hackathon solusi digital terbesar di dunia.
Pencapaian ini menandai percepatan besar dalam modernisasi layanan publik, sekaligus memperlihatkan bagaimana teknologi menjadi tulang punggung pelayanan pemerintah yang cepat, aman, dan inklusif.
Absher Tuwaiq Hackathon: Rekor Dunia yang Mengubah Standar
Pada 11 Desember 2025, Kementerian Dalam Negeri Saudi bersama Tuwaiq Academy menyelenggarakan Absher Tuwaiq Hackathon yang menghadirkan 2.059 peserta, menjadikannya largest digital solutions hackathon menurut Guinness World Records.
Acara ini dibuka langsung oleh Pangeran Abdulaziz bin Saud, Menteri Dalam Negeri, dan menampilkan lebih dari 4.100 peserta yang mengembangkan lebih dari 2.000 proyek inovatif selama tiga hari.
Dalam sambutannya, Pangeran Bandar bin Abdullah, Asisten Menteri Dalam Negeri untuk urusan teknis, menegaskan:
“Absher telah menjadi model bagaimana layanan pemerintah berevolusi untuk melayani warga, penduduk, dan pengunjung secara lebih mulus dan efisien.”
Hackathon ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga simbol komitmen Saudi dalam membangun ekosistem teknologi yang kuat, terutama di bidang keamanan digital, kecerdasan buatan, dan layanan publik berbasis data.
38 Juta Transaksi dalam Sebulan: Absher Jadi Tulang Punggung Layanan Publik
Menurut laporan Gulf Magazine, Absher mencatat 38 juta transaksi digital hanya dalam bulan November, sebuah angka yang mencerminkan kepercayaan publik yang semakin tinggi terhadap layanan pemerintah berbasis digital.
Platform ini kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Saudi—mulai dari memperbarui paspor, mengelola denda lalu lintas, hingga mengurus izin usaha.
Keberhasilan ini menunjukkan dua hal penting:
- Efisiensi layanan meningkat drastis, mengurangi antrean dan proses manual.
- Keamanan data semakin kuat, berkat autentikasi canggih dan infrastruktur digital yang stabil.
Inklusi Digital: Layanan Pemerintah Menjangkau Hingga Daerah Terpencil
Salah satu dampak terbesar Absher adalah kemampuannya menjangkau seluruh wilayah Saudi, termasuk daerah yang jauh dari pusat kota. Warga kini dapat mengakses layanan pemerintah tanpa harus melakukan perjalanan panjang, sebuah langkah besar menuju pemerataan akses layanan publik.
Absher juga mendorong budaya literasi digital, membuat masyarakat lebih mandiri dalam mengurus kebutuhan administratif mereka.
Inovasi Berkelanjutan: Dari AI hingga Integrasi Lintas Layanan
Kementerian Dalam Negeri Saudi terus memperluas fitur Absher, termasuk:
- Absher Assistant berbasis AI untuk memandu pengguna menyelesaikan layanan dengan lebih cepat.
- Integrasi data lintas platform untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi.
- Pengembangan sistem komunikasi aman dan basis data laporan terpusat.
Tuwaiq Academy, yang menjadi mitra utama hackathon, juga menegaskan komitmennya dalam menyiapkan talenta lokal. CEO-nya, Abdulaziz Al-Hammadi, menyatakan:
“Arab Saudi memasuki fase pertumbuhan besar dalam proyek teknologi. Misi kami adalah menyiapkan talenta lokal yang akan memimpin masa depan ini.”
Tonggak Penting Menuju Visi 2030
Pencapaian Absher—baik rekor dunia maupun lonjakan transaksi digital—menjadi bukti nyata keberhasilan strategi digital Saudi. Transformasi ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang menciptakan layanan publik yang:
- lebih cepat,
- lebih transparan,
- lebih aman,
- dan lebih mudah diakses oleh semua orang.
Absher kini menjadi simbol bagaimana teknologi dapat mengubah hubungan antara pemerintah dan masyarakat secara fundamental.
Masa Depan: Layanan Publik yang Semakin Cerdas dan Terintegrasi
Ke depan, Absher diproyeksikan akan mengintegrasikan lebih banyak fitur berbasis AI, otomatisasi, dan personalisasi layanan. Dengan fondasi yang kuat dan dukungan penuh pemerintah, Saudi berada di jalur yang tepat untuk menjadi salah satu negara dengan layanan publik digital terbaik di dunia.
Baca juga: Absherthon 2025: Hadiah Besar Menanti untuk Inovator Dalam dan Luar Saudi
Referensi:
- Joudah, G. (2024). Saudi Arabia sets Guinness World Record with largest digital solutions hackathon. Diambil dari https://www.arabnews.com/node/2626688/saudi-arabia.
- Guiness World Records. (2025). Largest digital solutions hackathon. Diambil dari https://www.guinnessworldrecords.com/world-records/781107-largest-digital-solutions-hackathon.
- Gulf Magazine. (2025). Saudi Absher Achieves Record 38 Million Digital Transactions in November. Diambil dari https://gulfmagazine.co/saudi-absher-achieves-record-38-million-digital/.