Proyek Respons Darurat Kolera di Yaman untuk periode 2025–2026, yang didukung oleh Pusat Bantuan dan Kemanusiaan Raja Salman (KSrelief), telah memberikan layanan medis kepada 2.069 individu dalam periode 3 hingga 9 Desember.
Proyek ini difokuskan pada wilayah-wilayah yang paling terdampak oleh wabah tersebut. Tujuannya adalah untuk menekan tingkat infeksi sekaligus mengekang penyebaran kolera melalui berbagai langkah pencegahan.
Strategi ini mencakup pengerahan tim medis khusus untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara intensif. Selain itu, pemantauan ketat juga dilakukan terhadap para pelancong di setiap titik masuk, baik melalui jalur udara maupun darat.
Kontribusi Kemanusiaan KSrelief dalam Mendukung Sektor Kesehatan di Yaman

Upaya-upaya tersebut merupakan wujud nyata peran kemanusiaan Kerajaan Arab Saudi melalui lembaga KSrelief. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung sektor kesehatan di Yaman sekaligus membatasi penyebaran epidemi serta penyakit menular.
Sejalan dengan misi tersebut, pusat bantuan ini juga mengoperasikan klinik medis keliling untuk menjangkau masyarakat. Fasilitas tersebut telah memberikan layanan pengobatan bagi para pengungsi di Kamp Waalan, wilayah Haradh, selama bulan November.
Obat-obatan telah diberikan kepada 247 individu, sementara departemen layanan keperawatan menerima 242 pasien. Klinik bedah dan pembalutan luka menangani 45 orang, dan delapan kegiatan pembuangan limbah telah dilaksanakan.
Baca juga: Menelusuri Jejak Mobil Pertama di Semenanjung Arab Milik Raja Abdulaziz
Sumber: Arab News. (2025, 19 Desember). KSrelief helps fight cholera in Yemen. Diambil pada 20 Desember 2025, dari https://www.arabnews.com/node/2626881/saudi-arabia