Para penguasa Negara Saudi Pertama (1727-1818M) sangat bertekad untuk membentuk pasukan kavaleri yang kuat. Pasukan kavaleri ini terdiri dari para prajurit yang menunggangi kuda Arab murni. Keunggulan utama yang membedakan mereka terletak pada kecepatan gerak para prajuritnya.
Menunggang kuda memberi mereka keuntungan besar untuk melakukan manuver cepat selama pertempuran. Oleh karena itu, para penguasa fokus memperbanyak kepemilikan kuda murni demi memperkuat pasukan. Hal tersebut dicapai dengan cara membeli kuda-kuda murni atau menerimanya sebagai hadiah.
Jejak Prajurit Kavaleri Tangguh Penjaga Wilayah Negara
Terdapat beberapa prajurit kavaleri yang tangguh di berbagai wilayah pada masa pemerintahan Imam Abdulaziz Bin Muhammad. Para prajurit kavaleri ini bertugas memimpin pasukan negara dan berkontribusi besar pada perluasan wilayahnya.
Tokoh yang memimpin di antaranya adalah Abdulwahab Abu Nuqtah di wilayah Aseer serta Suleiman al-Nasseri di al-Ahsa. Selain itu, ada Ahmed Bin Ghanem yang memimpin di Qatif dan sekitarnya, serta Ibrahim Bin Afaisan di al-Kharj.
Sumber: Saudipedia. Equestrianism in the First Saudi State. Diakses pada 26 Juli 2026, dari https://saudipedia.com/en/equestrianism-in-the-first-saudi-state