Suasana di Area Istana Raja Abdulaziz (Sumber: Leaders Mena)
Dalam rangka perayaan Idulfitri, Istana Raja Abdulaziz di Qibah kembali dibuka untuk publik melalui program open house yang digelar oleh Imam Turki bin Abdullah Royal Reserve Development Authority bekerja sama dengan Heritage Commission dan Pemerintah Provinsi Qassim.
Pembukaan ini menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali salah satu situs sejarah paling berpengaruh di wilayah Qassim, sekaligus memperkuat hubungan masyarakat dengan warisan nasional Saudi.
Jadwal Kunjungan dan Pengalaman Budaya
Istana bersejarah ini menerima pengunjung setiap hari pukul 15.00–22.00 hingga Jumat mendatang, memberikan kesempatan luas bagi warga dan wisatawan untuk menikmati perjalanan budaya yang kaya.

Di dalamnya, pengunjung dapat menjelajahi berbagai artefak, benda antik, dan dokumentasi sejarah yang menggambarkan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Qibah pada masa awal berdirinya Kerajaan Saudi.
Atraksi Tradisional yang Memikat
Program open house ini tidak hanya menampilkan koleksi sejarah, tetapi juga menghadirkan pengalaman budaya yang hidup, seperti:
- Pertunjukan Saudi Ardah, tarian pedang tradisional yang menjadi simbol kebanggaan nasional. (Tentang Tari Ardah Keindahan Tari Al-Ardah: Simbol Persatuan dan Keberanian Arab Saudi)
- Kerajinan tangan lokal, dipamerkan dan dijual oleh keluarga-keluarga pengrajin dari Qassim.
- Zona edukasi anak, yang dirancang untuk memperkenalkan sejarah dan budaya Najd dengan cara interaktif.
Semua ini menjadikan istana bukan sekadar bangunan bersejarah, tetapi ruang budaya yang dinamis dan inklusif.
Jejak Sejarah Istana Raja Abdulaziz
Dibangun pada tahun 1351 H (1932 M), istana ini berdiri dengan gaya arsitektur Najdi yang khas. Pada masanya, bangunan ini berfungsi sebagai pusat administrasi dan keamanan yang strategis bagi wilayah Qibah.
Kini, pembukaannya kembali menjadi bukti komitmen pemerintah Saudi dalam melestarikan situs-situs bersejarah dan menjadikannya destinasi wisata budaya yang relevan bagi generasi masa kini.
Peran Strategis dalam Pariwisata Saudi
Inisiatif open house ini sejalan dengan visi Saudi untuk memperkuat sektor pariwisata dan memperluas akses publik terhadap situs-situs warisan budaya.
Dengan meningkatnya minat wisatawan domestik dan internasional, Istana Raja Abdulaziz di Qibah diproyeksikan menjadi salah satu titik penting dalam peta wisata sejarah Kerajaan Arab Saudi.
Referensi:
- Elsheikh, E. (2026). King Abdulaziz Palace in Qibah Opens for Eid Visitors. Diambil dari https://www.leaders-mena.com/king-abdulaziz-palace-in-qibah-opens-for-eid-visitors/.
- SPA. (2026). Historic Palace in Saudi Arabia’s Qassim open to visitors. Diambil dari https://www.arabnews.com/node/2637177/saudi-arabia.