Otoritas Pengembangan Cagar Alam Imam Turki bin Abdullah resmi meluncurkan Istana Raja Abdulaziz yang bersejarah di Linah, Arab Saudi. Peluncuran ini merupakan Inisiatif ini bertujuan menonjolkan warisan sejarah dan arsitektur wilayah tersebut sekaligus meningkatkan pengalaman bagi para pengunjung.
Inisiatif ini bertujuan menonjolkan warisan sejarah dan arsitektur wilayah tersebut sekaligus meningkatkan pengalaman bagi para pengunjung.
Strategi Pengembangan Pariwisata Budaya melalui Situs Bersejarah
Pihak berwenang mengatakan pembukaan istana ini mencerminkan pendekatan mereka dalam menghubungkan situs bersejarah dengan kegiatan pariwisata berkualitas tinggi. Pengalaman terintegrasi ini menggarisbawahi kedalaman dan nilai sejarah situs tersebut, merevitalisasi pariwisata budaya, dan memperkaya konten pariwisata Musim Dingin Darb Zubaida.
Istana Bersejarah Raja Abdulaziz adalah salah satu landmark bersejarah paling menonjol di wilayah Perbatasan Utara. Dibangun menggunakan bahan-bahan tradisional seperti batu, tanah liat, dan bata lumpur, struktur ini sesuai dengan gaya arsitektur tradisional Saudi.

Eksplorasi Fauna Langka dan Rekreasi Pengamatan Bintang di Linah Camp
Cagar Alam Kerajaan Imam Turki bin Abdullah adalah rumah bagi spesies seperti gazelle dan oryx Arab, dan perburuan dilakukan sesuai dengan peraturan lingkungan. Menurut pihak berwenang, istana akan dibuka untuk pengunjung setiap hari dari pukul 15.00 hingga 22.00 selama Musim Dingin Darb Zubaida.

Di Linah Camp, pengunjung dapat menikmati alam melalui kegiatan rekreasi, termasuk mengamati bintang dan mempelajari keanekaragaman hayati cagar alam tersebut.
Baca juga: Unit Medis KSrelief Tembus Kamp Pengungsian, Beri Layanan Kesehatan Vital bagi Warga Yaman
Sumber : Arab News. (2026, January 3). Saudi royal reserve opens historic palace in Linah. https://www.arabnews.com/node/2628179/saudi-arabia