Di tengah jajaran pegunungan selatan Arab Saudi, berdiri sebuah desa bersejarah yang seolah keluar dari lembaran kisah masa lalu: Dhee Ayn. Desa ini dikenal sebagai โkota batu putihโ karena bangunannya tersusun dari batu kapur berwarna terang yang memantulkan cahaya matahari, menciptakan panorama memukau bagi setiap pengunjung.
Terletak di wilayah Al-Baha, Dhee Ayn berdiri di atas sebuah bukit batu yang dikelilingi lembah hijau dan aliran sungai kecil. Perpaduan lanskap alam dan arsitektur tradisional menjadikannya salah satu situs warisan budaya paling ikonik di Arab Saudi.
Jejak Sejarah Dhee Ayn: Desa Kuno di Tengah Pegunungan
Sejarah Dhee Ayn diperkirakan telah dimulai sejak abad ke-8 hingga ke-10 Masehi. Pada masa itu, desa ini menjadi pusat pemukiman sekaligus jalur perdagangan penting antara wilayah pegunungan dan dataran sekitarnya. Struktur rumah dibangun berdekatan dan bertingkat untuk tujuan pertahanan.
Nama Dhee Ayn berasal dari kata ayn yang berarti mata air. Nama ini merujuk pada sumber air alami yang terus mengalir di lembah, memungkinkan pertanian berkembang meskipun wilayahnya berbatu.
Arsitektur Batu Putih yang Kokoh Berabad-Abad
Daya tarik utama Dhee Ayn terletak pada arsitektur batu kapur putihnya. Rumah-rumah di sini dibangun bertingkat hingga empat lantai, dengan atap datar dan jendela kecil sebagai ventilasi sekaligus pengintai.
Keunikan arsitektur lokasi ini antara lain:
- Tata letak mengikuti kontur bukit
- Lorong desa berupa jalur batu yang sempit
- Elemen dekoratif sederhana
- Struktur tetap kokoh selama ratusan tahun
Dari kejauhan, desa ini tampak seperti benteng alami yang menyatu dengan pegunungan.
Jejak Kehidupan Tradisional Masyarakat Masa Lalu
Pada masa kejayaannya, penduduk Dhee Ayn menggantungkan hidup pada:
โ pertanian terasering
โ perdagangan lokal
โ pemanfaatan mata air alami
Kebun delima, pisang, dan tanaman herbal pernah menghiasi lembah sekitar desa. Meski kini sudah tidak lagi dihuni secara permanen, nuansa kehidupan tradisional masih terasa melalui sisa ruang keluarga, tangga batu, dan menara pengawas.
Destinasi Wisata Budaya dan Sejarah di Arab Saudi
Kini, Dhee Ayn berkembang sebagai destinasi wisata budaya dan sejarah. Pengunjung dapat:
โญ berjalan menelusuri lorong batu
โญ menikmati panorama pegunungan Al-Baha
โญ mempelajari arsitektur tradisional
โญ berfoto dari puncak bukit batu putih
Atmosfernya yang damai membawa wisatawan seolah kembali ke masa berabad-abad lalu.
Dhee Ayn dalam Peta Pariwisata Modern Arab Saudi
Restorasi kawasan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya Saudi. Proses pemugaran tetap mempertahankan bahan dan gaya bangunan asli, sehingga nilai historisnya tetap terjaga.
Kini, Dhee Ayn dikenal sebagai salah satu situs bersejarah paling fotogenik di Arab Saudiโperpaduan sempurna antara warisan masa lalu dan keindahan alam.
Daerah ini bukan hanya desa tua di pegunungan. Ia adalah saksi sejarah, ketahanan arsitektur tradisional, serta bukti kecerdasan masyarakat masa lalu dalam beradaptasi dengan alam. Bagi pecinta wisata budaya dan sejarah, menelusuri nya berarti menyusuri jejak masa silam yang tetap hidup hingga hari ini.
Referensi
Saudi Tourism Authority. (2024). Explore Al-Baha Region and Heritage Sites. Retrieved from https://www.visitsaudi.com/
Ministry of Culture Saudi Arabia. (2023). Traditional architecture and heritage villages in the Al-Baha region. Retrieved from https://www.moc.gov.sa/
Arab News. (2022). Dhee Ayn: The Marble Village of Saudi Arabia. Retrieved from https://www.arabnews.com/
UNESCO. (2021). Cultural heritage landscapes in Southwestern Saudi Arabia. Retrieved from https://www.unesco.org/