Contoh Penamaan Jalan di Arab Saudi (Sumber: Riyadh Xpress)
Penamaan jalan di Arab Saudi bukan sekadar memberi identitas pada ruang publik—melainkan bagian dari sistem nasional yang memastikan navigasi kota berjalan rapi, modern, dan terstandar. Aturan ini telah ditetapkan sejak 1986 melalui Council of Ministers Resolution No. 155, dan hingga kini terus diperbarui seiring transformasi digital yang melanda kota-kota Saudi.
Artikel ini menggabungkan ketentuan hukum resmi dan praktik modern di lapangan, termasuk bagaimana Riyadh, Jeddah, dan kota-kota lain menerapkan standar baru dalam penamaan jalan.
Fondasi Hukum: Aturan Penamaan Jalan yang Berlaku Sejak 1986
Pada tahun 1986, pemerintah Saudi menetapkan aturan nasional untuk penamaan jalan, penomoran bangunan, dan penataan ruang kota. Aturan ini menegaskan bahwa:
“Municipalities… shall undertake the task of naming the main and secondary streets and squares, and numbering real estate in all cities and villages in the Kingdom…”
Penamaan jalan tidak dilakukan sembarangan. Komite khusus dibentuk oleh Kementerian Urusan Kota dan Pedesaan, beranggotakan sejarawan, sastrawan, dan pakar. Mereka bertugas mengusulkan nama jalan yang kemudian disahkan oleh menteri terkait.
“Committees composed of historians, literary writers, and experts shall be formed… to propose names for streets and squares.”
Nama jalan harus mencerminkan identitas sejarah dan budaya Arab Saudi, seperti:
- Peristiwa sejarah penting
- Nama sahabat Nabi dan ulama
- Tokoh nasional dan pemimpin
- Nama kota-kota Arab
Sistem Zonasi dan Penomoran Bangunan
Agar penataan kota lebih terstruktur, setiap kota dibagi menjadi zona dan kuadran. Dua garis utama yang saling tegak lurus menjadi acuan pembagian wilayah.
Penomoran bangunan mengikuti aturan:
- Dimulai dari titik terdekat pusat kota
- Nomor ganjil di satu sisi jalan, genap di sisi lainnya
Aturan ini memastikan konsistensi nasional dalam sistem alamat, yang kini menjadi bagian dari National Address System Saudi.
Standar Internasional untuk Papan Nama Jalan
Arab Saudi menerapkan standar internasional untuk papan nama jalan, termasuk penggunaan bahasa Inggris sebagai teks tambahan:
“Signs may include English text at the bottom, provided that the Arabic text is more prominent.”
Papan nama harus ditempatkan di lokasi yang mudah terlihat tanpa mengganggu bangunan.
Praktik Modern: Bagaimana Kota-Kota Saudi Menamai Jalan Hari Ini
Menurut Saudipedia, penamaan jalan kini berada di bawah kewenangan Kementerian Kota dan Perumahan. Setiap rumah dan bangunan diberi nomor unik yang ditempatkan secara jelas dan konsisten.
Sebagai contoh studi kasus, komite penamaan jalan di Jeddah membagi jalan menjadi tiga kategori:
| Kategori | Karakteristik | Contoh Nama |
|---|---|---|
| A | Jalan besar antar-arteri | Nama sahabat Nabi, ulama besar, tokoh nasional |
| B | Jalan lingkungan | Penulis, penyair, ilmuwan lokal & global |
| C | Gang & jalan kecil | Tokoh masyarakat, pendidik, pengrajin, landmark |
Pendekatan ini memastikan setiap nama jalan memiliki nilai sejarah, budaya, atau sosial.
Transformasi Digital: QR Code di Papan Nama Jalan Riyadh
Pada 2021, Riyadh meluncurkan inisiatif modernisasi papan nama jalan dengan memasang QR code yang berisi:
- Informasi sejarah nama jalan
- Lokasi dalam peta spasial kota
- Detail lingkungan dan wilayah administratif
Langkah ini sejalan dengan visi Smart City dan transformasi digital Saudi Vision 2030.
Jalan sebagai Ruang Budaya dan Sosial
Jalan di Arab Saudi bukan hanya infrastruktur mobilitas, tetapi juga ruang publik untuk:
- Perayaan Hari Nasional
- Parade budaya
- Kegiatan Ramadan seperti pembagian makanan berbuka
- Festival keluarga dan anak
Contoh ikonik:
- Al-Suwailem Street (Riyadh) – dijadikan zona pejalan kaki mingguan untuk kegiatan budaya
- Qabel Street (Jeddah) – bagian dari Warisan Dunia UNESCO
- Al-Hab Street (Dammam) – pasar tradisional berusia lebih dari 70 tahun
Sanksi Pelanggaran Aturan Jalan
Pemerintah menetapkan denda hingga 10.000 riyal bagi siapa pun yang melanggar aturan penamaan atau penomoran jalan, termasuk merusak papan nama atau melakukan penggalian tanpa izin.
“A fine not exceeding ten thousand riyals shall be imposed on any person who violates the provisions of these Rules.”
Baca juga: Aturan Lalu Lintas di Arab Saudi, Klakson Berlebihan Denda 300 Riyal!
Referensi:
- Saudipedia. (2026). Streets in Saudi Arabia. Diambil dari https://saudipedia.com/en/streets-in-saudi-arabia.
- Bureau of Experts at the Council of Ministers. (1986). Rules for Naming Streets and Squares and Numbering Real Estate in the Kingdom’s Cities and Villages.