Pertumbuhan Wisata Olahraga di Arab Saudi
Sekitar 2,5 juta wisatawan telah tertarik ke Arab Saudi dalam empat tahun terakhir berkat perkembangan pesat sektor olahraga di negara tersebut, menurut seorang pejabat tinggi pemerintah.
Dalam sebuah unggahan di LinkedIn, Menteri Pariwisata Ahmed Al-Khateeb menyatakan bahwa 80 acara internasional yang diselenggarakan di Kerajaan selama periode tersebut telah membantu membentuk kembali perekonomian Saudi.
Menurut Al-Khateeb, Grand Prix Arab Saudi yang pertama kali digelar di Jeddah pada 2021 telah menarik penonton dari 160 negara, menciptakan 20.000 lapangan pekerjaan, dan menghasilkan dampak ekonomi sebesar SR900 juta (sekitar $240 juta).
Visi 2030 dan Peran Wisata Olahraga
Arab Saudi menggunakan pariwisata olahraga untuk mewujudkan visi strategisnya dalam Vision 2030, dengan mengurangi ketergantungan pada minyak serta memperluas sektor pariwisata. Negara ini menargetkan 150 juta kunjungan wisatawan setiap tahunnya pada akhir dekade ini.
“Bagi Arab Saudi, pariwisata olahraga adalah pilar transformasi yang tertanam kuat dalam Saudi Vision 2030,” ujar Al-Khateeb.
Menteri tersebut menyoroti peran penting Arab Saudi dalam industri global, di mana sektor ini kini menyumbang 10 persen dari total pengeluaran pariwisata dunia dan diproyeksikan tumbuh sebesar 17,5 persen pada 2030.
Event Olahraga Internasional di Arab Saudi
Berbagai acara olahraga internasional yang telah diselenggarakan di Arab Saudi antara lain:
- WWE Super Showdown
- Kejuaraan Golf Saudi Pro
- Battle of the Champions
- Formula E
- E-Prix
- Super Globe Federasi Bola Tangan Internasional
- Saudi International Meeting for Disabilities Sport
Pada November lalu, Arab Saudi menjadi tuan rumah lelang Liga Premier India 2025, sebuah acara kriket besar yang melibatkan 10 klub profesional.
Arab Saudi sebagai Tuan Rumah Piala Dunia FIFA 2034
Al-Khateeb menyebut bahwa terpilihnya Arab Saudi sebagai tuan rumah Piala Dunia FIFA 2034 adalah “langkah alami berikutnya” dalam perjalanan transformasi negara tersebut.
“Sebagai negara pertama yang menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA dengan 48 tim, Arab Saudi akan menyatukan lebih banyak penggemar dari seluruh dunia dibanding sebelumnya, menciptakan pertemuan global yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ujarnya.
Dengan 60 persen populasi dunia berada dalam radius penerbangan delapan jam, Arab Saudi berada dalam posisi ideal untuk menghadirkan salah satu turnamen paling mudah diakses dan terhubung dalam sejarah.
Menteri tersebut juga mengungkapkan bahwa Arab Saudi sedang berinvestasi dalam pembangunan 15 stadion baru yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur jangka panjang dan menampung lonjakan jumlah penggemar internasional.
Keberlanjutan dalam Wisata Olahraga
Al-Khateeb menekankan bahwa kerja sama antara Kementerian Pariwisata dan Kementerian Olahraga Arab Saudi telah mengubah acara olahraga menjadi ajang untuk menyampaikan cerita, ekspresi budaya, dan kebanggaan nasional.
Ia juga menambahkan bahwa keberlanjutan menjadi aspek utama dalam strategi pariwisata olahraga Arab Saudi, dengan prinsip ramah lingkungan sebagai intinya.
“Melalui Saudi Green Initiative, Kerajaan telah berkomitmen untuk memperoleh 50 persen listriknya dari energi terbarukan pada 2030 dan mencapai net-zero pada 2060,” katanya. “Arab Saudi memastikan bahwa keberlanjutan dan kemajuan berjalan seiring, serta praktik berkelanjutan tetap menjadi inti dari infrastruktur olahraga kami.”
Investasi dalam Pengembangan Olahraga
Selain itu, Al-Khateeb menyoroti investasi besar Arab Saudi dalam pengembangan olahraga di kalangan pemuda dan akar rumput untuk memperkuat sektor ini. Lebih dari 20.000 pemain saat ini berpartisipasi dalam Liga Sekolah yang didukung oleh 18 pusat pelatihan pemuda regional di seluruh Kerajaan.
Partisipasi perempuan dalam olahraga juga mengalami peningkatan signifikan, tumbuh sebesar 149 persen sejak 2015, yang mencerminkan komitmen Arab Saudi terhadap lingkungan olahraga yang lebih inklusif dan beragam.
Ambisi Arab Saudi sebagai Pusat Wisata Olahraga Global
Al-Khateeb menambahkan bahwa Arab Saudi bertujuan menarik 150 juta wisatawan internasional setiap tahunnya, dengan penerbangan langsung dari 250 destinasi, memperkuat posisinya sebagai pusat pariwisata olahraga global.
“Jalan ke depan adalah peluang yang belum pernah ada sebelumnya—bagi para pemain, penggemar, dan negara-negara yang memanfaatkan kekuatan olahraga sebagai pendorong transformasi. Saat Arab Saudi melanjutkan perjalanan visinya, negara ini tidak hanya bersiap untuk menjadi tuan rumah dunia, tetapi juga membentuk masa depan pariwisata olahraga di luar sekadar permainan,” pungkasnya.
Sumber : Nirmal Narayanan (2025). Saudi Arabia attracted 2.5m sports tourists in last 4 years: Al-Khateeb. Arabnews. Diakses dari https://www.arabnews.com/node/2592633/business-economy