Remitansi pekerja asing di Arab Saudi mengalami penurunan signifikan dan mencapai titik terendah dalam 15 bulan terakhir. Data terbaru dari Saudi Central Bank menunjukkan bahwa total dana yang dikirim ke luar negeri oleh ekspatriat pada Februari 2026 hanya mencapai SAR12,55 miliar.
Angka ini turun sekitar 2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sekaligus menandai perlambatan aliran dana keluar dari ekonomi domestik.
Tren Penurunan Remitansi Ekspatriat
Jika dibandingkan dengan Januari 2026, remitansi pekerja asing turun sekitar SAR768 juta atau setara dengan penurunan bulanan sebesar 6%. Kondisi ini menunjukkan adanya perubahan perilaku finansial di kalangan jutaan tenaga kerja asing yang bekerja di sektor swasta.
Beberapa faktor yang diduga memengaruhi tren ini antara lain:
- Peningkatan biaya hidup di dalam negeri
- Bertambahnya peluang investasi lokal
- Perubahan kebijakan ekonomi pemerintah
Penurunan ini juga mengindikasikan bahwa ekspatriat cenderung menahan pengiriman uang ke negara asal dan lebih banyak membelanjakan atau menginvestasikan pendapatan mereka di dalam negeri.
Warga Lokal Juga Kurangi Transfer Dana
Tidak hanya ekspatriat, warga Arab Saudi juga mengalami penurunan dalam aktivitas remitansi. Pada Februari 2026, transfer dana ke luar negeri oleh warga lokal tercatat sebesar SAR4,86 miliar, atau turun drastis hingga 22% dibandingkan Februari 2025.
Penurunan signifikan ini menunjukkan adanya pola yang sama antara warga lokal dan pekerja asing, yaitu:
- Mengurangi pengiriman dana ke luar negeri
- Meningkatkan fokus pada pengeluaran domestik
- Menyesuaikan strategi keuangan di tengah perubahan ekonomi
Dampak Program Vision 2030
Fenomena ini tidak terlepas dari pengaruh Vision 2030, yang bertujuan untuk mendiversifikasi ekonomi dan mengurangi ketergantungan pada sektor minyak.
Program ini mendorong:
- Pertumbuhan sektor non-migas
- Peningkatan investasi domestik
- Penguatan konsumsi dalam negeri
Akibatnya, baik warga lokal maupun ekspatriat mulai mengalihkan fokus ke peluang ekonomi di dalam negeri, sehingga secara tidak langsung menekan angka remitansi keluar.
Prospek Ekonomi ke Depan
Meskipun remitansi mencapai titik terendah dalam 15 bulan, kondisi ini tidak selalu berdampak negatif. Justru, banyak analis menilai bahwa tren ini mencerminkan:
- Ekonomi domestik yang semakin kuat
- Likuiditas perbankan yang tetap terjaga
- Meningkatnya kepercayaan terhadap investasi lokal
Saudi Central Bank diperkirakan akan terus memantau perkembangan ini untuk memastikan stabilitas sistem keuangan tetap terjaga.
Penurunan remitansi ekspatriat di Arab Saudi menjadi sinyal penting perubahan arah ekonomi. Baik pekerja asing maupun warga lokal kini lebih fokus pada aktivitas ekonomi domestik, sejalan dengan transformasi besar yang didorong oleh Vision 2030.
Jika tren ini berlanjut, Arab Saudi berpotensi memperkuat fondasi ekonominya dari dalam, sekaligus mengurangi ketergantungan pada aliran dana keluar.
Referensi
Ghandour, A. (2026). Penurunan Remitansi Ekspatriat di Arab Saudi. Leaders. Diakses dari https://www.leaders-mena.com/?p=105087