RIYADH: Rumah Sakit Spesialis dan Pusat Penelitian King Faisal (KFSHRC) berhasil mencetak rekor dunia pada tahun 2025 dalam bidang transplantasi ginjal. Rekor tersebut diraih atas pencapaian jumlah transplantasi ginjal berpasangan terbanyak yang dilakukan di satu pusat dalam setahun.
Metode pertukaran berpasangan ini secara teknis melibatkan koordinasi antara dua donor hidup dan dua orang penerima sekaligus. Prosedur ini diatur melalui sistem “pertukaran” apabila penerima dari satu pasangan terbukti kompatibel dengan donor dari pasangan lainnya. Melalui skema tersebut, dua proses transplantasi dapat dilakukan secara simultan untuk menyelamatkan lebih banyak nyawa pasien.
Lampaui Standar Global, Kapasitas Transplantasi Rumah Sakit Meningkat Pesat
Rumah sakit tersebut melaporkan keberhasilan menyelesaikan 130 tindakan transplantasi sepanjang tahun 2025. Angka tersebut melampaui rekor pusat tunggal dengan volume tertinggi di Amerika Serikat yang mencatatkan 94 transplantasi.
Selisih 36 transplantasi ini membuktikan keunggulan kapasitas operasional rumah sakit tersebut di tingkat global. Pencapaian ini merupakan hasil dari pertumbuhan program yang stabil dan konsisten sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2016. Hingga akhir tahun 2025, program ini telah mencatatkan angka kumulatif sebanyak 691 transplantasi ginjal berpasangan.
Donasi Berpasangan: Solusi Krusial bagi Pasien dengan Kendala Kompatibilitas Donor
Dieter Broering, selaku Direktur Eksekutif Pusat Keunggulan Transplantasi Organ di rumah sakit tersebut, menyampaikan pernyataannya kepada Arab News. Ia menekankan bahwa program donasi ginjal berpasangan kini telah menjadi jalur utama untuk memperluas akses layanan transplantasi bagi masyarakat. Metode ini menjadi solusi krusial, terutama bagi pasien yang menghadapi kesulitan besar dalam menemukan donor yang kompatibel secara medis.
“Tonggak sejarah ini mencerminkan kekuatan model terintegrasi yang menggabungkan pengujian imunologi canggih, rantai pertukaran terkoordinasi, dan tim multidisiplin yang sangat khusus yang bekerja sama untuk memberikan perawatan transplantasi yang aman dan efektif,” katanya.
Pusat keunggulan ini mengoptimalkan kemampuan laboratorium imunologi canggih untuk memastikan pengujian kompatibilitas yang sangat tepat. Mereka juga menerapkan sistem terkoordinasi yang mumpuni guna mengelola rantai pertukaran organ yang kompleks secara efisien.
Keberhasilan prosedur ini didukung penuh oleh tim klinis multidisiplin yang terdiri dari dokter, ahli bedah, hingga ahli anestesi. Peran koordinator transplantasi, staf perawat, dan spesialis laboratorium histokompatibilitas juga menjadi pilar utama dalam operasional pusat tersebut.
Pencapaian Prestisius dan Reputasi Global KFSHRC di Tahun 2026
Pada tahun 2026, KFSHRC berhasil menduduki peringkat pertama sebagai pusat medis akademik terbaik di wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara. Secara global, rumah sakit ini juga menempati posisi ke-12 di antara 250 pusat medis akademik paling bergengsi di dunia.
Prestasi ini diperkuat dengan pengakuan dari Brand Finance pada tahun 2025 sebagai merek perawatan kesehatan paling berharga di Timur Tengah. Selain itu, majalah Newsweek turut mencantumkan institusi ini dalam daftar resmi salah satu rumah sakit terbaik di dunia.
Baca juga: Mengenal Masjid Al-Mansaf, Saksi Bisu Sejarah Arab Saudi dari Abad ke-19
Sumber: Arab News. (2026, 12 Maret). Saudi hospital sets world record for paired kidney transplants. https://www.arabnews.com/node/2636184/saudi-arabia