Ilustrasi Penduduk Arab Saudi Menggunakan Internet dengan Ponsel Pintar (Sumber: Arabian Business)
Survei terbaru mengungkapkan bahwa 99.3% warga Saudi dan 98.6% non-Saudi menggunakan internet setiap hari, menandai era transformasi digital yang hampir sempurna di Kerajaan Arab Saudi.
Statistik akses internet di Arab Saudi menunjukkan 99.3% warga Saudi dan 98.6% penduduk non-Saudi kini terkoneksi dengan internet. Survei Otoritas Umum Statistik (GASTAT) 2025 mengungkapkan bahwa 99% populasi usia 15-74 tahun di Kerajaan telah menjadi pengguna internet.
Perbedaan penggunaan berdasarkan gender hampir tidak terlihat, dengan 99% laki-laki dan 98.9% perempuan mengakses internet secara teratur. Di antara warga Saudi, angkanya bahkan lebih tinggi: 99.5% laki-laki dan 99.2% perempuan.
Masyarakat yang Terhubung Sepenuhnya
Pandemi dan percepatan transformasi digital di bawah Visi Saudi 2030 telah mendorong adopsi internet secara massal. Hampir seluruh rumah tangga Saudi kini memiliki akses online, dengan 98.7% individu menggunakan internet dari rumah dan hampir separuhnya (48.7%) tetap terkoneksi saat bepergian atau dalam perjalanan.
Yang lebih mengesankan adalah frekuensi penggunaannya: 96.8% pengguna mengakses internet setidaknya sekali sehari, sementara hanya 0.8% yang menggunakannya sebulan sekali atau lebih jarang. Pola penggunaan ini mencerminkan bagaimana internet telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Saudi.
Dominasi Telepon Pintar dan Aktivitas Digital
Perangkat mobile mendominasi akses internet di Kerajaan, dengan 98.4% pengguna mengandalkan telepon pintar. Tablet (9.9%), laptop (8.6%), dan perangkat mobile lainnya (1.3%) jauh tertinggal, menunjukkan budaya “mobile-first” yang telah mengakar kuat di masyarakat Saudi.
Dalam hal aktivitas online, jejaring sosial menjadi yang paling populer dengan 96.2% pengguna terlibat di platform-platform ini. Disusul oleh pencarian informasi barang/jasa (57.2%), menonton konten video online (79.4%), mendengarkan audio (32%), dan bermain game online (11.5%).
Transformasi Layanan Publik dan E-commerce
Salah satu aspek paling signifikan dari digitalisasi Saudi adalah adopsi layanan pemerintah online yang hampir universal. Sebanyak 98.2% individu melaporkan memiliki akses ke layanan pemerintah digital, dengan sedikit perbedaan antara laki-laki (98.6%) dan perempuan (97.9%). Akses portal pemerintah menjadi layanan e-government yang paling banyak digunakan (92.7%).
Sektor e-commerce juga mengalami pertumbuhan pesat, dengan 71% individu membeli barang dan jasa secara online. Warga Saudi menyumbang 80.2% dari pembeli online, dengan partisipasi perempuan (82.8%) lebih tinggi daripada laki-laki (77.6%). Pakaian, alas kaki, dan barang olahraga mendominasi pembelian online (88.8%), diikuti oleh kosmetik (40.2%).
Implikasi bagi Masa Depan Digital Saudi
Pencapaian tingkat penetrasi internet 99% ini menempatkan Arab Saudi sebagai salah satu masyarakat paling terkoneksi di kawasan Timur Tengah. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan fondasi untuk ekonomi digital yang sedang dibangun sebagai bagian dari Visi 2030.
Dengan hampir seluruh populasi dewasa kini terhubung, fokus dapat beralih dari sekadar akses ke peningkatan kualitas konektivitas, keamanan siber, dan pengembangan konten lokal yang lebih beragam. Kesetaraan digital yang hampir sempurna antara gender juga membuka peluang untuk partisipasi perempuan yang lebih besar dalam ekonomi digital.
Tantangan dan Peluang ke Depan
Meski pencapaiannya luar biasa, tetap ada tantangan yang perlu diatasi. 0.8% populasi yang masih mengakses internet kurang dari sekali seminggu mungkin mencakup kelompok lansia atau masyarakat di daerah terpencil yang memerlukan pendekatan khusus.
Di sisi lain, tingginya penggunaan media sosial (96.2%) dan konten video (79.4%) menciptakan peluang besar bagi pengiklan, content creator, dan pelaku bisnis digital. Sektor e-commerce yang sudah solid dengan 71% populasi berbelanja online siap untuk pertumbuhan lebih lanjut, terutama dengan meningkatnya kepercayaan terhadap transaksi digital.
Baca juga: Kaleidoskop 2025 Peran Global Arab Saudi: Tahun Transformasi di Panggung Internasional
Referensi:
- Saudi Gazette. (2026). 99.3% of Saudis and 98.6% of non-Saudis use internet: GASTAT survey. Diambil dari https://www.saudigazette.com.sa/article/657984.
- Arabian Business. (2026). Saudi Arabia goes fully online as internet use tops 99% – report. Diambil dari https://www.arabianbusiness.com/industries/technology/saudi-arabia-goes-fully-online-as-internet-use-tops-99-gastat-survey-shows.