Museum Dammam adalah salah satu museum di Provinsi Timur (Ash-Sharqiyah) yang menyoroti aspek budaya dan sejarah provinsi tersebut. Museum ini menempati sebagian dari gedung Perpustakaan Umum Dammam, mencakup area seluas 1.281 meter persegi, dan dibuka pada tahun 1985.
Menjelajahi Empat Aula Utama dan Koleksi Bersejarah Museum Dammam
Museum Dammam memiliki empat aula:
- The Prehistoric Hall: Aula pra sejarah yang menampilkan teks dan gambar yang menceritakan awal mula umat manusia, pembentukan Bumi, dan lapisan-lapisan geologisnya. Tempat ini juga memiliki koleksi peralatan batu dan gambar situs-situs yang berasal dari periode prasejarah, termasuk periode Ubaid di provinsi tersebut.
- The Pre-Islamic Hall: Aula pra Islam ini memamerkan koleksi peralatan, pecahan tembikar, berbagai prasasti, dan tulisan kuno yang berasal dari Zaman Batu akhir hingga era pra-Islam. Aula ini juga menampilkan teks dan gambar yang menggambarkan periode-periode sebelum kedatangan Islam.
- The Islamic Hall: Aula Islam ini menceritakan hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah Al-Munawwarah, era Khulafaur Rasyidin, dan periode-periode Islam berikutnya. Sejarah ini disajikan melalui koleksi berbagai artefak, serta panel yang menampilkan teks, gambar, dan diagram dari masa-masa tersebut.
- The Prince Mohammed Bin Fahd Heritage Hall: Aula Warisan Pangeran Mohammed Bin Fahd ini berisi koleksi artefak warisan budaya, koin, dan tembikar.
Museum ini juga menayangkan film tentang barang-barang antik dan warisan budaya Arab Saudi.
Proyek Pembangunan dan Fasilitas Lengkap Museum Regional Dammam
Peletakan batu pertama proyek Museum Regional Dammam resmi dilakukan pada bulan Juni 2011. Proyek ini berlokasi di Taman Raja Abdullah Bin Abdulaziz Al Saud yang terletak di kawasan tepi laut (Corniche) Dammam
Proyek museum ini dirancang untuk menampung artefak dan penemuan arkeologi dari Provinsi Timur. Bangunan ini terdiri dari lima lantai, mencakup area seluas 17.849,10 m², dengan total luas bangunan 13.500 m². Museum ini memiliki tujuh ruang pameran, lobi utama dan aula masuk, aula untuk pameran sementara, ruang kelas, bagian restorasi artefak, perpustakaan, kantor penelitian, area layanan, dan fasilitas parkir.
Proyek ini juga mencakup aula pameran luar ruangan beratap seluas 2.700 m², yang menampilkan ruang pameran luar, fitur air, dan area hijau. Museum ini dilengkapi dengan ruang pameran berbentuk spiral yang menempati area seluas 3.900 m². Ruangan ini terbagi menjadi beberapa zona, mulai dari aula periode prasejarah dan pra-Islam hingga aula yang didedikasikan untuk masa Islam. Selain itu, terdapat pula area khusus untuk warisan budaya, sejarah modern, serta ruang pameran utama mengenai proses penyatuan Arab Saudi.
Distribusi Ruang dan Fasilitas Utama di Setiap Lantai Museum
Proyek ini mencakup aula lantai dasar seluas 3.450 m² yang megah dengan fitur utama berupa kubah kaca dan area penerimaan tamu VIP. Selain menjadi pintu masuk utama, lantai ini dirancang sebagai pusat aktivitas publik dengan adanya ruang pameran sementara dan toko suvenir.
Fasilitas edukasi juga tersedia secara lengkap melalui penyediaan ruang kelas serta bagian khusus untuk pendidikan anak. Selain itu, lantai satu mencakup luas bangunan 1.265 m² dan meliputi penyimpanan artefak sekunder, bagian restorasi, kantor peneliti, dan perpustakaan.
Sedangkan lantai dua, dengan luas 1.265 m², berisi kantor administrasi dan layanan terkaitnya. Lantai tiga, mencakup area seluas 1.160 m², menampung kantor administrasi wanita dan layanan terkait. Lantai empat, dengan luas 950 m², mencakup kafetaria dan restoran yang berada di bawah kubah kaca, beserta layanan terkaitnya.
Baca juga: Revolusi Layanan Tamu Allah, Menuju Haji 2026 yang Profesional dan Berbasis Teknologi
Sumber: Saudipedia. (n.d.). Dammam Museum. Diakses pada 16 Desember 2025, dari https://saudipedia.com/en/article/4055/culture/museums/dammam-museum