JEDDAH – Atmosfer King Abdullah Sport City di Jeddah mendadak bergemuruh oleh semangat juang para pendukung Timnas Indonesia pada Rabu malam waktu Arab Saudi (08/10/2025). Ribuan suporter yang datang dari Jeddah dan berbagai kota sekitarnya mengubah tribun stadion menjadi lautan Merah Putih, memberikan suntikan moral yang luar biasa bagi Skuad Garuda.
Diaspora Indonesia di Arab Saudi berbondong-bondong datang menggunakan bus dan kendaraan pribadi. Dengan balutan jersey kebanggaan dan kibaran bendera Merah Putih, para “pemain ke-12” ini siap memberikan dukungan total untuk kemenangan Timnas di tanah Arab.
Garuda Akui Keunggulan Arab Saudi dengan Skor 2-3
Tim Nasional Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor tipis 2-3 dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dalam laga yang digelar di King Abdullah Sports City, Tim Garuda kalah dari The Green Falcons pada pertandingan keempat Grup B zona Asia.
Meskipun Indonesia sempat memimpin pertandingan melalui eksekusi penalti Kevin Diks pada menit ke-11, Arab Saudi berhasil membalikkan keadaan sebelum turun minum. Tuan rumah menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1 berkat gol dari Saleh Abu Al-Shamat dan tendangan penalti Fares Albrikan.
Upaya Indonesia untuk mengejar ketertinggalan semakin berat setelah Fares kembali mencetak gol pada menit ke-62. Meski Kevin Diks sempat memperkecil ketertinggalan di menit ke-87, Indonesia tetap menelan kekalahan. Hasil ini membuat peluang Skuad Garuda untuk lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 menjadi sangat kecil. Oleh karena itu, kemenangan atas Irak di laga terakhir adalah harga mati untuk menjaga asa lolos melalui babak playoff.

Suporter Diaspora di Jeddah: “Tetap Semangat, Semoga Berikutnya Menang Lawan Irak”
Hasil akhir pertandingan melawan Arab Saudi memang tidak berpihak pada Timnas Indonesia. Para suporter Indonesia harus menelan kekalahan yang pahit. Meskipun begitu, mereka yang memadati stadion King Abdullah Sports City tetap menunjukkan kedewasaan dan semangat yang luar biasa.
Kekecewaan atas hasil melawan Arab Saudi telah mereka telan bulat-bulat. Kini, seluruh energi dan asa akan kembali mereka curahkan. Stadion untuk laga melawan Irak dipastikan akan kembali bergemuruh oleh suara mereka. Ini akan menjadi bukti nyata bahwa loyalitas suporter Garuda tidak akan luntur hanya karena sebuah kekalahan.
“Tetap semangat. Semoga berikutnya menang melawan Irak, untuk menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026” Ungkap Dasrizal M. Nainin, supporter Timnas garuda, diaspora di Jeddah, kandidat Doktor di King Abdulaziz University.
Baca juga: Misteri Gurun Arab Terkuak: Seni Cadas Berusia 10.000 Tahun di Hail Ditetapkan UNESCO