Laham Mandi adalah salah satu kuliner khas Yaman yang kini sangat populer di Arab Saudi. Hidangan ini dikenal dengan aroma rempah yang kuat, tekstur daging yang lembut, serta penyajian unik dengan nasi berbumbu khas Timur Tengah. Popularitas Laham Mandi di Saudi tidak terlepas dari kekayaan budaya kuliner Arab yang telah diwariskan selama ratusan tahun.
Sejarah dan Asal Usul Laham Mandi
Mandi berasal dari wilayah Hadhramaut, Yaman. Dalam bahasa Arab, kata Mandi berarti “embun” atau “basah”, yang merujuk pada metode memasak menggunakan lubang tanah (tannour). Teknik ini menghasilkan daging yang empuk, beraroma asap, dan kaya rasa rempah tradisional.
Saat tradisi kuliner ini menyebar ke negara-negara Teluk, termasuk Arab Saudi, Mandi mengalami adaptasi sesuai selera lokal. Kini, Laham Mandi menjadi menu favorit yang disajikan pada acara besar, perayaan keluarga, hingga jamuan resmi.
Bahan Utama dan Ciri Khas
Laham Mandi biasanya dibuat dengan daging kambing atau domba muda. Daging dimasak bersama nasi basmati yang diperkaya dengan rempah khas Timur Tengah, seperti:
- Kapulaga
- Cengkeh
- Kayu manis
- Kunyit
- Bawang putih dan bawang merah
- Lada hitam
- Daun salam atau daun bay
Proses memasak yang lambat membuat daging sangat lembut, sementara nasi menyerap aroma rempah, menghasilkan cita rasa kaya dan harum.
Popularitas di Arab Saudi
Di Arab Saudi, Laham Mandi bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga bagian dari identitas kuliner sehari-hari. Banyak restoran tradisional maupun modern di kota besar seperti Riyadh, Jeddah, dan Madinah yang menyajikan hidangan ini.
Penyajiannya biasanya dalam porsi besar untuk disantap bersama, mencerminkan nilai kebersamaan dan tradisi jamuan khas Arab. Tak heran, wisatawan asing yang berkunjung ke Saudi sering mencari Laham Mandi untuk merasakan pengalaman kuliner autentik Timur Tengah.
Laham Mandi dalam Tren Kuliner Global
Seiring meningkatnya minat dunia terhadap kuliner Timur Tengah, Laham Mandi kini juga populer di negara lain, termasuk Indonesia dan Malaysia. Restoran khas Arab yang menyajikan Mandi semakin mudah ditemukan, membawa cita rasa autentik Timur Tengah ke berbagai belahan dunia.
Kesimpulan
Laham Mandi adalah olahan daging khas Yaman yang kini menjadi bagian penting dari budaya kuliner Arab Saudi. Dengan daging empuk, nasi berbumbu harum, dan rempah yang kaya, hidangan ini merepresentasikan tradisi, kebersamaan, serta warisan kuliner yang mendunia.
Baca juga Shakshuka: Menu Sarapan Favorit Kaya Rempah di Arab Saudi
Referensi
Al-Farsi, H. (2024). Traditional Yemeni Cuisine: Mandi and Its Influence Across the Gulf. Middle Eastern Food Journal, 12(3), 45-52.
Ghandour, A. (2025). Saudi Arabia Boosts Culture with $21.6bn Investment, Jobs Set to Triple. Leaders. Diakses dari https://www.leaders-mena.com/?p=92909